• 20 September 2021

Lele Phyton, Sang Jawara Banten

uploads/news/2021/06/lele-phyton-sang-jawara-31800c62d7b23de.jpg
SHARE SOSMED

"Ukuran lele pyhton cukup besar cocok untuk dikonsumsi. mempunyai ciri warna dan bentuk kepala yang hampir menyerupai bentuk kepala ular piton"

JAKARTA - Budidaya ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut merupakan salah satu bisnis yang tidak ada habisnya yang banyak dijalankan oleh masyarakat. Bahkan, sebagian besar pembudidaya menjadikan usahanya sebagai mata pencaharian utama. Banyak juga pembudidaya ikan yang menjadi sukses dengan bisnis yang digelutinya.

Usaha ini memang dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar jika kita menjalankannya dengan fokus dan konsisten. Salah satu jenis ikan yang bisa sahabat tani pertimbangkan untuk dibudidayakan adalah ikan lele.

Ikan lele sendiri memiliki beberapa jenis. Jenis ikan lele phyton atau juga sering disebut dengan lele paiton merupakan jenis baru dari ikan lele hasil persilangan antara lele dumbo lokal dan lele Thailand yang dinilai memiliki kualitas bagus serta kemudahan saat dibudidaya.

Baca juga: Budidaya Lele Bule yang Menggiurkan

Pertama kali dikembangkan tahun 2004 oleh pembudidaya ikan lele di kabupaten pandeglang, Banten. Ukuran lele pyhton cukup besar cocok untuk dikonsumsi. mempunyai ciri warna dan bentuk kepala yang hampir menyerupai bentuk kepala ular piton.

Lele Phyton dikenal juga dengan nama ikan Lele Paiton. Varietas ikan lele ini merupakan hasil perkawinan antara induk betina lele dari Thailand F2 dengan induk jantan lele dumbo F6.  Awalnya pengembangan ini hanya dilakukan percobaan semata dan bukan melalui proses riset di laboratorium namun secara tidak sengaja muncullah jenis baru yaitu lele phyton yang ukurannnya lumayan besar serta cocok untuk konsumsi.

Lele Phyton mempunyai ciri warna dan bentuk kepala yang hampir menyerupai bentuk kepala ular phyton. Boleh jadi karena inilah pembudidaya ikan lantas memanggil lele varietas ini dengan nama lele Phyton. Ciri-ciri lainnya, lele Phyton memiliki ukuran mulut relatif kecil dan kepala pipih memanjang dengan warna yang cerah.

Baca juga: Budidaya Udang Masih Sangat Potensial

Keunggulan Lele Pyhton

Beberapa keunggulan lele Phyton atau Paiton ini di antaranya mudah beradaptasi dan juga memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, dapat dibudidayakan di segala cuaca, iklim, maupun suhu baik itu dingin atau panas. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) lebih dari 90%. FCR 1, derajat penetasan telur mencapai 90 persen. Selain itu, waktu pemeliharaan yang sangat singkat yaitu mulai dari telur sampai benih siap jual (7-8 cm) hanya membutuhkan waktu 1,5 bulan. Begitupun pembesaran, benih ukuran 7-8 cm hanya membutuhkan waktu 1,5 bulan (55-60 hari) dengan ukuran panen 125-150 gr/ekor.

Baca juga: Budidaya Ikan Hias Omzet Jutaan

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App