• 27 September 2020

Perdana! Menanam Sagu di Merauke

uploads/news/2020/08/perdana-menanam-sagu-di-63922aeab4907f8.JPG
SHARE SOSMED

Memanfaatkan lahan jadi produktif dan kampung bisa giatkan UMKM. Kalau di sini tidak bisa tanam padi, masih bisa tanam sagu.

MERAUKE - Sebanyak 1.500 pohon sagu ditanam perdana pada lahan gambut seluas 15 hektare di Kampung Senegi, Distrik Anim Ha, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (13/8) kemarin.

Diawali dengan ritual adat dari tujuh marga antara lain, Gebze, Samkakai, Ndiken, Kaize, Mahuze, Balagaize, dan Basik-Basik.

Mereka telah bersepakat menerima kegiatan penanaman sagu yang digalakkan pemerintah Kabupaten Merauke.

Baca juga: Potensi Sagu untuk Ketahanan Pangan

Dinas Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) Merauke pun menindaklanjuti program Badan Restorasi Gambut (BRG) Provinsi Papua sebagai pemberdayaan masyarakat kampung.

Dalam sambutannya saat membuka acara tanam sagu, Asisten II Sekretaris Daerah Merauke, Ir. HBL Tobing, mengapresiasi upaya BRG yang diimplementasikan dinas TPHP Merauke untuk menolong masyarakat lokal di kampung melalui pengembangan tanaman pangan agar lahan gambut termanfaatkan dan tidak menjadi lahan tidur.

Memanfaatkan lahan jadi produktif dan kampung bisa giatkan UMKM. Kalau di sini tidak bisa tanam padi, masih bisa tanam sagu. Kita bukan hidup dari makan beras saja tapi ada sagu, jagung, ubi, keladi bisa diolah. Harapan Pemda Merauke semoga menghasilkan untuk masyarakat,” ujarnya.

Dia membeberkan, sekarang Merauke sudah memiliki pengusaha yang menerima hasil panen sagu.

Bahkan, di Kampung Tambat sudah ada mesin pengolah sagu bantuan pemerintah.

Ke depannya, Dinas TPHP akan mendatangkan tim untuk mengajarkan sistem pengolahannya kepada masyarakat setempat.

Sehingga, sagu menjadi sumber pangan dan bisa dijadikan kue atau makanan lainnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas TPHP Merauke, Ir. Ratna Laoce menegaskan, pemanfaatan lahan gambut harus dipulihkan.

Hal itu, menurutnya sejalan dengan pengembangan restorasi gambut target dari Pemerintah Pusat yaitu seluas 11.576.055 hektare.

Merauke sendiri terdapat tiga  wilayah yang menjadi sasaran program BRG, yakni penanaman sagu di Kampung Senegi, penanaman padi di sawah 40 hektare  di Kampung Harapan Makmur dan 30 hektare di Kampung Jaya Makmur.

Tujuannya untuk merestorasi semua gambut-gambut yang tidak termanfaatkan supaya bisa dimanfaatkan dan bisa meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Tahun lalu BRG sudah menanam pohon sagu seluas 10 ha di Kampung Kaliki,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Senegi, Natalius Basik-Basik mengatakan, masyarakat menyambut gembira program tanam sagu.

Program itu diharapkan bisa memberikan manfaat, membuat udara semakin segar, dan ketersediaan air semakin baik.

Sengaja kami memilih lahan yang ditamani sagu ini dekat pekarangan rumah warga, di lapangan bola supaya tidak sulit jauh-jauh ke dusun tapi bisa memelihara di pinggir rumah. Kami juga tahu jika sewaktu-waktu ada sagu yang terbakar,” jelasnya.

Apalagi, sambung Natalis, sagu baru bisa dipetik hasilnya 4-8 tahun ke depan.

Selama ini, menurutnya, mata pencaharian masyarakat mengandalkan alam dan masih tergantung ikan, daging, rusa, kasuari, dan panen sagu di hutan.

Namun, ia bersyukur masyarakatnya mendapat anugerah dari Tuhan berupa Sungai Bian, rawa, kali, hutan, dan daratan yang kaya alamnya.

Baca juga: TNI Bantu Panen Warga Kondo

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke, Sudirman, SP saat dimintai tanggapannya oleh JagadTani.id menuturkan, penanaman sagu di Kampung Senegi sangat baik guna memberdayakan masyarakat lokal.

Sagu merupakan makanan khas di Papua jadi memang tidak boleh punah. Ini merupakan plasma nutfah yang harus terus dikembangkan sehingga menjadi komoditi unggulan daerah,” ucapnya seraya berharap restorasi gambut bisa terus dikembangkan melalui instansi terkait dan membina masyarakat dalam membudidayakan sagu berkelanjutan.

Memang cocok di area lahan gambut karena tanaman sagu bagus di dataran rendah. Selain itu, sagu punya potensi untuk di ekspor,” pungkas Sudirman.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App