• 27 September 2020

Mengenal Daun Katuk Pelancar ASI

uploads/news/2020/04/memperlancar-produksi-asi-dengan-73529af17f2c71b.jpg
SHARE SOSMED

Daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan, mempercepat, memperlancar produksi ASI.

JAKARTA - Air Susu Ibu (ASI) menjadi makanan terbaik untuk bayi. World Health Organization (WHO) dan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) bahkan sangat menyarankan seorang ibu untuk memberikan ASI selama beberapa bulan pertama kehidupan bayi, karena ASI memiliki banyak gizi dan minim kontaminasi.

Kandungan gizi yang ada dalam ASI sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Pemberian ASI pada bayi juga dapat meningkatkan hubungan emosional antara ibu dan anak.

Baca juga: Manfaat Bunga Matahari yang Sebenarnya

Setiap ibu menyusui tentunya ingin selalu memberikan ASI yang cukup bagi bayinya. Namun jumlah ASI yang dihasilkan setiap ibu bisa berbeda-beda.

Dengan begitu banyak para ibu menyusui yang giat mencari cara untuk memperbanyak dan memperlancar ASI, salah satunya ibu menyusui bisa mengkonsumsi daun katuk. Seperti melansir Detik.com belum lama ini, kandungan yang terdapat pada daun katuk dipercaya bisa merangsang produksi ASI ibu sehingga menjadikan ASI lebih banyak.

Daun katuk memiliki kandungan klorofil yang dapat berperan dalam proses metabolisme dalam tubuh. Selain itu, daun katuk juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, Vitamin A, B, C, kalsium dan zat besi yang dapat meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.

Lalu, daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan, mempercepat, memperlancar produksi ASI,” ujar Konselor Laktasi, Ameetha Drupadi, seperti melansir Merdeka.com belum lama ini.

Baca juga: Air Kelapa Tingkatkan Imunitas Tubuh

Daun katuk dapat dikonsumsi dengan cara mencampurkannya dengan sup ayam, dibuat tumis dan sebagainya. Beberapa apotek pun juga sudah banyak yang menjual produk daun katuk dalam bentuk obat minum.

Namun, jika ingin mengkonsumsi daun katuk janganlah berlebihan dan konsumsi-lah sewajarnya saja agar dapat mendapatkan manfaat yang maksimal. Jika merasa ragu untuk mengkonsumsi daun kelor, bisa coba berkonsultasi ke dokter sebelum mengkonsumsinya agar lebih tahu, apakah aman untuk dikonsumsi atau tidak.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App