• 5 April 2020

Bawang Putih sebagai Anti-Virus

uploads/news/2020/03/bawang-putih-sebagai-anti-virus-50563674574167b.jpg
SHARE SOSMED

“Untuk menjaga daya tahan tubuh, cukup makan setengah siung saja. Namun, untuk langkah pencegahan kanker, anda harus melakukannya setiap hari.

JAKARTA - Selama ini Indonesia bisa dibilang memiliki kondisi cuaca yang baik. Namun belakangan ini, cuaca menjadi berubah-ubah tak menentu, ditambah maraknya ancaman virus corona atau bisa disebut COVID-19. Saat ini, tubuh membutuhkan daya imunitas yang tinggi, agar tidak lemas dan penyakit tidak mudah datang.

Dengan melakukan olahraga rutin dan menyantap makanan empat sehat lima sempurna dapat membantu meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh yang baik. Selain itu, Sahabat Tani juga perlu mengkonsumsi bahan-bahan makanan alami yang memiliki khasiat yang baik bagi tubuh, khususnya bawang putih.

Baca juga: Cegah Covid-19 dengan Madu Hijau

Bawang putih (Allium sativum) merupakan bumbu dapur yang wajib ada di dalam masakan. Bagi ibu rumah tangga, jika masakan tidak menggunakan bumbu yang satu ini akan terasa kurang sedap. Tak hanya itu, ternyata setelah diteliti bawang putih juga memiliki banyak manfaat, kandungan yang ada di dalamnya terdapat senyawa antivirus.

Kandungan allicin yang ada di dalamnya, dikenal dapat membantu mengurangi risiko terserangnya virus. Banyak masyarakat yang menikmatinya dengan langsung menyantap mentah-mentah. Namun, bagi sebagian orang hanya menikmatinya dengan mencampur bawang tersebut sebagai bahan pelengkap masakannya saja, bahkan ada juga yang mengambil ekstraknya.

Konsumsi makanan yang baik dan bernutrisi merupakan kunci memiliki tubuh sehat dan umur yang panjang. Bermacam nutrisi makanan bisa menghasilkan banyak manfaat untuk tubuh. Melansir dari Republika.co.id, bawang putih dapat menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total dalam tubuh manusia sekitar lima hingga 15%.

Selain itu, tumbuhan tersebut dipercaya mampu mengurangi risiko seseorang yang terkena jenis kanker tertentu. Lalu bagaimana seharusnya takaran yang baik dalam mengkonsumsi bawang putih?

“Untuk menjaga daya tahan tubuh, cukup makan setengah siung saja. Namun, untuk langkah pencegahan kanker, Anda harus melakukannya setiap hari” Jelas seorang Ahli gizi dari West Chester Pennsyvania AS, Libby Mills, seperti melansir laman SafeBee, belum lama ini.

Mills menambahkan, senyawa allicin yang merupakan salah satu antibiotik penting untuk melawan kuman-kuman jahat. Dengan cara mencincang tumbuhan tersebut sampai hancur, lalu segera dikonsumsi karena zat tersebut tidak akan bertahan lama. Tumbuhan tersebut juga memiliki banyak manfaat lainnya yang dapat Sahabat Tani coba.

Sering mengkonsumsi bawang putih, juga dapat memudarkan bekas jerawat, serta memiliki wajah yang cantik nan bersih yang merupakan idaman setiap wanita. Namun, sebagian besar dari kita tentunya juga memiliki bekas luka dalam tubuh. Mengutip dari Liputan6.com terdapat sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri pada bawang putih yang dapat menghilangkan bekas luka.

Baca juga: Bentengi Tubuh dengan Konsumsi Bayam

Dengan cara dioleskan langsung bawang putih ke bekas luka tersebut, lalu diamkan beberapa saat tahan jika terdapat rasa sakit, setelah itu bilas hingga bersih. Selain itu, bawang putih juga dapat memudarkan Stretchmark. Menurut hasil penelitian, banyaknya nutrisi yang terkandung dalam bawang putih yang mampu memudarkan strectmark.

Dengan cara mencampurkan sari bawang putih dengan minyak zaitun lalu oleskan campuran tersebut ke bagian kulit yang memiliki stretchmark, kemudian pijat perlahan-lahan beberapa menit. Lakukan perawatan tersebut secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan adanya COVID-19 maka Sahabat Tani harus lebih sering memperhatikan kesehatan tubuh, dengan cara banyak mengkonsumsi makanan-makanan yang bernutrisi tinggi, serta menjaga kesehatan lingkungan sekitar agar virus tidak berani datang. 

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App