• 20 September 2021

Petani Ikan Pinjamkan Tabung Oksigen

SHARE SOSMED

"Beberapa tabung oksigen saya sudah saya pinjamkan untuk orang sakit, nah untungnya saat ini saya lagi mengurangi pengiriman ikan jadi nggak masalah oksigen terbatas juga"

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang semakin parah membuat permasalahan di Indonesia juga bertambah. Salah satunya keterbatasan oksigen. stok oksigen di pasaran sangat terbatas, warga yang membutuhkan berusaha mencari berbagai alternatif guna memperoleh oksigen untuk pasien covid-19.

Hal ini berdampak bagi para pembudidaya ikan hias karena oksigen yang mereka miliki sama seperti oksigen yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19. Wiranto, Petani ikan hias yang memiliki farm di Kampung Melayu, Tangerang ini menceritakan bahwa ia juga terkena dampak dari kelangkaan oksigen ini.

Baca juga: Budidaya Ikan Hias Omzet Jutaan

"Oksigen untuk pasien Covid-19 dengan ikan hias itu sama, yang membedakan cuma tabungnya, kalo tabung buat kesehatan itu terawat, kalo buat ikan engga. Biasanya tabung lama buat ikan, khawatirnya kalo ada debu karat logam di dalem tabung," jelas Wiranto saat dihubungi Jagadtani.id melalui pesan singkat.

Demi rasa kemanusiaan, Wiranto mengatakan dirinya sudah meminjamkan beberapa oksigen untuk para pasien Covid-19 di skeitar rumahnya. "Beberapa tabung oksigen saya sudah saya pinjamkan untuk orang sakit, nah untungnya saat ini saya lagi mengurangi pengiriman ikan jadi nggak masalah oksigen terbatas juga," ucap pria lulusan IT tersebut.

Bagi petani ikan hias, oksigen memang dibutuhkan untuk menjaga agar benih ikan tetap hidup sampai ke konsumen, dengan menambahkan oksigen ke kantung plastik yang berisi benih ikan.

Baca juga: Darurat Oksigen, Petani Ikan Mengalah

Wiranto juga mengatakan harga oksigen di pasaran saat ini juga naik drastis. "Harganya jadi naik drastis, pedagang yang biasanya jual Rp.75 ribu sekarang jadi Rp.150," ujarnya.

Selain keterbatasan oksigen, Wiranto mengatakan penurunan pada penjualan juga dirasakan para pedagang ikan hias yang baisa membeli di tokonya. "Sekarang penurunan ikan hias turun 70%, saya kan agen ya, sedangkan lagi PPKM begini toko ikan banyak yang disuruh tutup jadi penjualan menurun," ujar pria yang juga hobi bermain bola itu.

Wiranto berharap, pandemi Covid-19 cepat berlalu agar penjualan ikan hais kembali meningkat seperti biasanya dan semua berjalan normal.

Baca juga: Aquascape, Hiburan Saat Isoman

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App