• 28 September 2021

Penyebab Warna Kuning Telur Berbeda

uploads/news/2021/06/penyebab-warna-kuning-telur-58172380c3056af.jpg
SHARE SOSMED

Kuning telur berwarna lebih gelap atau oranye terang, biasanya memiliki lebih banyak omega-3 dan vitamin jika dibandingkan dengan kuning telur yang lebih terang dan yang warnanya pucat.”

Jakarta – Hingga kini, perbedaan kuning telur oranye dengan warna kuning cerah dan warna kuning yang pucat masih diperbincangkan. Sebab, sahabat tani tentu tahu bahwa kandungan sumber nutrisi utama, terletak pada kuning telurnya. Faktanya, kuning telur dipersiapkan untuk tempat tumbuh kembang anak ayam. Sehingga, kandungan nutrisinya berupa lemak, kalori, vitamin dan mineral. Sebenarnya apa si yang membedakan dari ketiga jenis tersebut, dan apakah kandungannya tetap sama atau bahkan berbeda? Yuk kita cari tahu!

Baca juga: Siasat Tepat Memanfaatkan Telur Membludak

Menurut penelitian dari Journal of Food Science, kuning telur berwarna lebih gelap atau oranye terang, biasanya memiliki lebih banyak omega-3 dan vitamin jika dibandingkan dengan kuning telur yang lebih terang dan yang warnanya pucat. Bentuk tersebut dapat dilihat pada kuning telur yang memiliki cap “omega-3”. Itu sebabnya, warna telur tersebut lebih oranye. Tak hanya itu, rasanya pun lebih gurih dan creamy yang membuatnya lebih nikmat dan berselera.

Baca juga: Alasan Mahalnya Telur Ayam KUB

Melansir dari Times Of India, telur yang mengandung kuning telur oranye gelap sebagian besar diletakkan oleh ayam yang dibesarkan di padang rumput. Warna kuning telur dipengaruhi oleh diet yang sehat dan seimbang. Dimana diet ayam dilengkapi dengan rumput segar dan makanan omnivora bergizi seperti cacing, kumbang, belalang, dan laba-laba. Diet tersebut kaya akan karotenoid, yang memberikan organisme hidup warna merah atau oranye. Maka, itu menjadi penyebab warna kuning telur oranye gelap.

Sementara, saat ayam dibesarkan pada diet vegetarian dengan kuning telur berwarna terang, ayam tersebut diberi makan seperti jagung, alfalfa, dan kacang-kacangan, yang semuanya kaya akan pigmen yang disebut xanthophylls, bertanggung jawab memberikan tanaman dan hewan warna kuning, sehingga mempengaruhi warna kuning pada telur. Dimana, warna kuning telur tersebut yang paling umum.

Baca juga: Alternatif saat Harga Telur Naik

Sebaliknya, ayam yang diberi makan diet terdiri dari makanan rendah xanthophylls, seperti gandum, cornmeal putih, atau gandum akan menghasilkan telur dengan warna kuning pucat, atau dalam beberapa kasus bahkan kuning telur berwarna putih. Pada pemberian pakan yang lebih bergizi tidak hanya akan menghasilkan kuning telur berwarna lebih gelap, tetapi ukuran telur menjadi lebih besar.

Ketika melihat kandungan nutrisi, kuning telur yang lebih gelap telah terbukti mengandung kadar vitamin A dan C yang tinggi, serta asam lemak omega. Namun, meskipun komposisi makronutriennya sama dengan warna kuning telur yang berbeda, sebenarnya sahabat tani juga perlu memperhatikan ukuran telur. Telur yang lebih besar tentu mengandung lebih banyak nutrisi sebab terdapat konsentrasi albumin yang tinggi pada kuning telur.

Baca juga : Rahasia Mengejutkan Dari Ikan Nanas

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App