• 19 September 2021

Memilih Timun Suri yang Bagus

SHARE SOSMED

"jangan sampai tertipu dengan warna yang kuning cerah. pilihlah timun suri yang masih berwarna hijau tua, karena tidak mudah hancur dan masih memiliki aroma manis yang segar"

Bogor - Saabat tani, Dari tahun ke tahun timun suri memang menjadi primadona sebagai pelengkap berbuka puasa. Permintaan pun selalu meningkat. selain rasanya yang menyegarkan, manfaat buah ini juga sangat banyak untuk kesehatan tubuh.

Di antaranya melancarkan pencernaan dan mengobati panas dalam. Selain itu, bermanfaat juga untuk kecantikan. Sebab, buah ini menjadi salah satu bahan untuk membuat kosmetik.

Dengan memiliki rasa agak sedikit manis dan gurih, timun suri cukup popoler.  Sebab bisa diolah sebagai makanan atau minuman yang nikmat. Pada saat berbuka puasa, si kuning ini sangat melegakan dahaga.

Baca Juga: Asyiknya Panen Raya Timun Suri

Uniknya, ternyata panen buah ini rupanya ditanam sesuai dengan kalender Hijriah. Seperti ladang timun suri yang berada di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Ya, dikarenakan musim hujan yang tak kunjung henti membuat harga timun suri menurun. meski begitu tidak membuat Inang, petani timun suri di Desa Kemang putus asa. Inang sendiri lakukan mulai dari mengolah tanah termasuk mengatur jarak tanam, penanaman benih dan pemeliharaan serta pemetikan buah. Menurutnya , timun suri butuh waktu dua bulan dari sejak benih ditanam hingga panen tiba. Panen sendiri dapat dilakukan hingga 20 kali pemetikan buah dengan interval tiga hari sekali. 

Di Desa yang merupakan sentra pertanian Timun Suri ini biasa mulai menanam sejak bulan Rajab dan dipanen ketika menjelang bulan Ramadhan. Hasil dari panen Timun Suri itu dipasarkan ke sejumlah wilayah Jabodetabek yang dijual dengan harga Rp 4.000 hingga Rp 7.000 per kilo tergantung besar ukuran buah. 

Baca Juga: Berburu Timun Suri Saat Ramadhan

"Ya, selain dijual ke pedagang-pedagang sekitar, timun suri yang saya tanam bersama petani di Kemang juga dipasok ke daerah Tanggerang, Jakarta, Ciputat dan Pasar Minggu," Ujar Inang, sembari memotong batang timun suri untuk dipanen.

Selain itu, Inang juga memberikan tips khusus untuk sahabat tani bagaimana cara memilih timun suri yang bagus, renyah, dan segar.

Baca Juga: Untung Panjang Kacang Panjang

"kalau ingin tahu timun suri yang sudah matang itu adanya retakan di bagian kulitnya. Kulit buah yang retak berarti tandanya timun suri sudah matang di pohon, lalu pilihlah timun suri yang mengeluarkan aroma manis wangi khas. Ketika membeli, coba hirup aromanya. Biasanya aroma yang terlalu berlebihan atau menyengat bisa saja dikarenakan proses pematangannya tidak alami atau dikarbit. Berbeda jika timun suri yang matang dipohon, harumnya lebih segar," Ujar pria yang akrab disapa Acaya ini.

Petani yang juga menjabat sebagai Ketua RT04 RW08 ini mengingatkan jika kita membeli timun suri jangan sampai tertipu dengan warna yang kuning cerah. pilihlah timun suri yang masih berwarna hijau tua, karena tidak mudah hancur dan masih memiliki aroma manis yang segar.

Baca Juga: Menurunnya Produksi Timun Suri

sahabat tani juga harus perhatikan bentuk dan tekstur dari timun suri. Tekstur yang lembut menandakan buahnya sudah matang. Caranya dengan menepuk bagian permukaannya secara perlahan.

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App