• 28 September 2021

Kolang-Kaling, Takjil Favorit Bulan Puasa

uploads/news/2021/04/kolang-kaling-takjil-favorit-bulan-7105901283c88e8.jpg
SHARE SOSMED

Saat direndam air dan setiap sehari sekali diganti airnya maka masa konsumsinya bisa kuat selama 3 bulan, sedangkan kalau ada getahnya kuraang lebih kuat sampai 6 bulan,”

Bogor – Bulan Ramadhan menjadi bulan pembawa berkah bagi ummat islam. Dimana setiap tahun, dipenuhi dengan indahnya malam hari saat manusia berbondong-bondong menuju masjid untuk melaksanakan tarawih. Tak hanya itu, kuliner Ramadhan pun menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya. Seperti aneka takjil dan hidangan lainnya hanya tersedia disaat bulan suci ini tiba.

Salah satunya ialah kolang kaling. Ya, buah ini menjadi hidangan pembuka saat Ramadhan tiba. Pasalnya, cemilan kenyal ini berasal dari biji pohon aren yang dijadikan beberapa olahan makanan segar, seperti dawet, kolak, bajigur, wedang ronde dan puding.

Baca Juga: Berburu Timun Suri Saat Ramadhan

Selain rasanya enak dan teksturnya kenyal, ia mengandung sejumlah manfaat baik untuk tubuh. Kandungan fosfor, kalium, serat dan lainnya menjadi pelengkap nutrisi tubuh sebagai pencegah berbagai penyakit. Beberapa peneliti menjelaskan bahwa selain enak dimakan, kolang-kaling memiliki kandungan gizi berlimpah, dipercaya khasiatnya untuk kesehatan tubuh.

Sapta Pratama (26) mengaku membeli kolang-kaling hasil produksi dari Sukabumi. Ia kembali menjualkan di daerah tempat tinggalnya di desa Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur, kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, dengan harga kurang lebih Rp.9.000. Sedangkan di Sukabumi, harga kolang – kaling Rp.7.000/kilogram dengan kualitas sedang. Namun, Ramadhan kali ini permintaan jumlahnya kian bertambah.

Sebelum puasa tiba, pemesanan kolang-kaling sudah melonjak. Bahkan selama Ramadhan setiap minggu perajin kolang-kaling mendapat pesanan sebanyak 1 ton untuk memenuhi pasar di daerah Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Pasokan kolang - kaling sendiri berasal dari beberapa Kecamatan Cianjur dan Sukabumi.

Baca Juga: Meracik Es Cincau Ala Rumahan

Tama menegaskan bahwa “Saat direndam air dan setiap sehari sekali diganti airnya maka masa konsumsinya bisa kuat selama 3 bulan, sedangkan kalau ada getahnya kuraang lebih kuat sampai 6 bulan,” tegasnya kepada Jagadtani.id, melalui pesan singkat.

Pria asal Bengkulu ini menambahkan “Kalau ada getah pada kolang-kaling itu aman-aman saja, yang penting sebelum mengkonsumsi dicuci menggunakan air bersih,” tambahnya.

Hindah Muaris, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan kolang-kaling memiliki kadar air yang tinggi, sekitar 93,8% kandungannya dalam setiap 100 gram buah. Bahkan terdapat tinggi kalsium sebanyak 91 miligram. Ini menandakan bahwa kolang kaling dapat berguna untuk kesehatan tulang khususnya osteoporosis.

Baca Juga: Blewah Si Manis Kaya Nutrisi

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App