• 6 Desember 2020

Ternak Cupang ala Moms Betta

uploads/news/2020/11/ternak-cupang-ala-moms-51737a19aa8252c.jpg
SHARE SOSMED

Tidak banyak sih yang meremehkan saya di sosial media, yang menganggap saya tahu apa sih soal cupang?’ Tapi yang seperti itu tidak usah diambil pusing. Buktikan saja.

TANGERANG SELATAN - Ikan hias, terutama ikan cupang (betta fish) belakangan ini memang menjadi primadona di masyarakat.

Baik pria maupun wanita, banyak yang menyukai bahkan membudidayakan ikan dengan keindahan siripnya dan coraknya.

Tak terkecuali Karla Natalia atau yang akrab dipanggil Moms.

Ibu tiga anak ini mengaku sudah berkecimpung di dunia cupang sejak tiga tahun lalu.

Baca juga: Asal-usul Ikan Cupang Nemo

Saya itu hobi cupang dari SD (Sekolah Dasar), tapi tidak pernah kesampaian. Kalau zaman dulu paling cupang aduan, tapi saya sudah suka karena warna-warni. Akhirnya baru kesampaian setelah menikah, lalu punya anak, bingung di rumah mau ngapain lagi. Ya sudah coba breeding cupang dan tidak pernah menyangka bisa sebesar sekarang,” ujarnya kepada Jagadtani.id saat ditemui di rumahnya di Perumahan Residence One, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, belum lama ini.

Karla mengaku, hobi yang ia jalankan dengan sepenuh hati ini tak membuat keluarganya protes, malah sang suami sangat mendukung penuh hobinya selama tidak mengganggu pekerjaan rumah dan waktu dengan anak-anaknya.

Saya itu sudah tiga tahun hobi cupang. Semua belajar sendiri, riset sendiri dari internet. Tapi kalau memelihara sesuatu harus yang kita senangi dulu, baru bisa sepenuh hati, biasakan cupang itu nyaman dengan kita. Diperhatikan terus, kalau sehabis diberi makan dibiarkan saja sekatnya dibuka, agar dia beradu atau istilahnya ngendok supaya buntutnya tidak lemas dan terlatih terus, tidak usah lama-lama, cukup 15 menit aja,” jelasnya.

Baca juga: Mengenal Keunikan Cupang FCCP

Karla mengaku, rata-rata jenis cupang yang ia miliki berjenis plakat multicolor.

Ya biasa lah cewek kan sukanya yang warna-warni, jadi kebanyakan kalau di galeri saya (cupang) multicolor. Tidak banyak sih yang meremehkan saya di sosial media, yang menganggap saya tahu apa sih soal cupang?’ Tapi yang seperti itu tidak usah diambil pusing. Buktikan saja. Karena, selama saya senang melakukannya, pasti saya bisa kok merawatnya, dari awal kan saya mengurus semua sendiri,” tutupnya.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App