• 19 September 2021

Menyimpan Tahu agar Tahan Lama

uploads/news/2020/09/menyimpan-tahu-agar-tahan-8839093574e5c9f.jpg
SHARE SOSMED

Kalau ingin tahan lama, tahu itu pertama kali dibeli harus di kukus terlebih dahulu. Jadi, pas beli tahu, airnya itu dibuang, terus dicuci tahunya pelan-pelan pakai air matang, bilasnya biar bersih.

TANGERANG - Tahu merupakan hidangan pokok yang sering dijumpai di atas meja makan setiap rumah.

Ya, tahu terbuat dari kacang kedelai dengan proses masak secara bertahap yang memakan waktu cukup lama.

Saat ini, masyarakat tengah mengurangi konsumsi daging dengan beralih ke sumber protein lainnya, yang bertujuan untuk merubah pola makan menjadi vegetarian, menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

Baca juga: Ampas Tahu Penambah Bobot Sapi

Tahu merupakan sumber protein nabati tinggi yang rendah kalori, kolesterol dan sodium.

Selain harganya terjangkau, di pasaran, tahu juga mudah dijadikan hidangan yang mengenyangkan.

Mulai dari pepes tahu, semur tahu, tahu goreng, dan tahu isi pun mudah dikreasikan.

Selain sebagai sumber protein nabati 100 gram, tahu mengandung air, karbohidrat, protein, energi, serat, lemak, besi, tembaga, dan sebagainya.

Tahu ini paling laris di pasar karena murah juga harganya, selain itu bisa tahan lama jadi awet orang pada senang menyimpan tahu,” ucap Nining (62) pedagang sayur di sekitar Kelurahan Peninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten saat ditemui Jagadtani.id, belum lama ini.

Sejumlah nutrisi pada tahu yang baik untuk tubuh sangatlah banyak, salah satunya mengandung saponin.

Saponin mampu memberikan reaksi perlindungan pada kesehatan jantung.

Pada penelitian pada hewan menjelaskan, saponin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, serta meningkatkan  pembuangan asam empedu.

Nining juga memberikan tips untuk menyimpan tahu tahan lama seminggu.

Kalau ingin tahan lama, tahu itu pertama kali dibeli harus di kukus terlebih dahulu. Jadi, pas beli tahu, airnya itu dibuang, terus dicuci tahunya pelan-pelan pakai air matang, bilasnya biar bersih,” tuturnya.

Selanjutnya dikukus selama 10 menit-an. Kalau sudah dikukus, simpan di wadah, tunggu sampai uap panasnya hilang. Kalau sudah hilang, terus di isi air di dalam wadahnya, kemudian ditutup, simpan di kulkas, bisa awet seminggu,” jelasnya.

Baca juga: Terjun Bebas Jumlah Konsumen Kentang

Tahu dikatakan sebagai bahan makanan yang mudah basi, karena itu Sahabat Tani harus pintar-pintar dalam menyimpan tahu.

Tahu yang sudah basi, biasanya akan berlendir dan rasanya asam.

Maka saat Sahabat Tani menyimpan tahu di kulkas, sesekali perlu di cek agar dapat mengetahui, apakah sudah basi atau belum?

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App