• 27 September 2020

Prospek Menjanjikan Beternak Sugar Glider

uploads/news/2020/08/prospek-menjanjikan-beternak-sugar-88847b15bc5f7e0.jpg
SHARE SOSMED

Beternak sugar gilder ini memang agak mudah. Tapi, yang menjadi ancaman adalah kucing, sebab kerap kali sugar gilder jadi santapan kucing.”

PALEMBANG - Beternak hewan liar ternyata bisa menghasilkan pundi-pundi uang.

Hal itu dibuktikan Marta, peternak sugar glider yang kini menjadi tren di kalangan pecinta hewan liar di Sumatera Selatan.

Karena itu, prospek bisnis sugar glider, hewan yang mirip tikus ini bisa dibilang cukup menjanjikan.

Baca juga: Pupuk Organik Ala Ibu-ibu PKK

Sugar glider sendiri merupakan hewan liar yang habitat sebenarnya ada di hutan belantara pedalaman Papua.

Namun, hewan pengerat yang menggemaskan ini sudah satu tahun terakhir laris di pasaran, terutama di Kota Palembang.

"Dijual Rp350.000 untuk ukuran dua bulan, ada juga yang Rp700.000, tergantung corak warna dan kelincahannya," kata Marta belum lama ini.

Marta yang memiliki lokasi ternak sugar glider di sekitar Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ini mengaku, dalam tiga bulan sekali bisa terjadi satu masa panen.

Saat beranak, sugar glider bisa melahirkan hingga tiga bayi dalam masa proses setiap masa kawin.

"Setelah indukan beranak, langsung dipisahkan dan harus menunggu sampai dua bulan. Karena bayi sugar glider itu masih menyusui, baru setelah lebih dari dua bulan bisa dijual," katanya.

Selain itu, sugar glider juga dikenal sebagai kanibal, ia tak segan untuk memakan bayi yang baru dilahirkan.

Bila peternak pemula ingin berbisnis sugar glider, yang harus diperhatikan yaitu memilih indukan yang berusia 4-5 tahun.

Menurut Marta, usia tersebut sudah produktif. 

"Makannya bisa bubur bayi di pasaran, jangkrik juga bisa, karena banyak protein," terangnya.

Hewan yang memiliki nama Indonesia Wupih Sirsik ini, juga sangat mudah dalam hal perawatannya.

Selain menjaga kebersihan tempat tinggal atau kandangnya.

Hewan berkantung ini juga bisa ditempatkan di kandang besi.

"Untuk mandi bisa sehari sekali. Tapi kalau sudah buang air, kotorannya sangat bau dan harus segera dibersihkan," kata dia.

Baca juga: Kesempatan Emas Budidaya Alpukat

Cara mengembangbiakkan sugar glider, menurutnya, jantan dan betina akan mengeluarkan ciri-ciri yang secara kasat mata akan diketahui.

Seperti saat ingin kawin, pejantan akan mengeluarkan aroma khas dan dadanya basah, hal itu untuk memancing betina kawin.

"Beternak sugar glider ini memang agak mudah. Tapi, yang menjadi ancaman adalah kucing, sebab kerap kali sugar gilder jadi santapan kucing," tutupnya.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App