• 27 September 2020

Asyiknya Budidaya Ikan Nila Hitam

uploads/news/2020/08/asyiknya-budidaya-ikan-nila-923111ee3066c9b.jpg
SHARE SOSMED

Nah dengan perolehan jenis baru itu, banyak ikan nila hitam yang tahan penyakit, cepat besar sehingga cepat panen.”

Depok - Ikan nila hitam merupakan salah satu ikan konsumsi yang tak kalah nikmat dengan gurame dan ikan konsumsi lainnya.

Ikan ini memiliki daging tebal, gurih, tidak berbau lumpur dan tidak memiliki duri halus (seperti yang dimiliki ikan mas).

Hal itulah yang membuat ikan ini sangat potensial dijual dalam bentuk filet ikan dan menjadi peluang emas bagi Adul, peternak ikan asal Kota Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Ladang Emas di Kolam Ikan

Dirinya mengaku, ia bisa menjual ikan nila sebanyak 15 ton per hari.

Keunggulan ikan nila hitam dibandingkan nila merah, karena pada nila hitam selalu muncul jenis-jenis baru, sedangkan nila merah jenisnya itu-itu saja. Nah dengan perolehan jenis baru itu, banyak ikan nila hitam yang tahan penyakit, cepat besar sehingga cepat panen,” ujarnya kepada Jagadtani.id belum lama ini.

Menurutnya, prospek budidaya ikan nila hitam sangat besar.

Hal itu, mengingat ikan ini mudah dibudidaya baik dalam kolam semen, kolam tanah maupun keramba.

Harga ikan nila hitam per kilogramnya Rp30.000 untuk ukuran yang besar. Tapi saya jualnya ukurannya macam-macam ada yang kecil juga,” tambah adul.

Nila hitam memiliki keunikan tersendiri, yakni ketika indukan jantan dan betina mengeluarkan sperma dan telur ke luar tubuh.

Kemudian, ditampung ke dalam mulut indukan betina, sehingga terjadi pembuahan di dalam mulut.

Dua atau tiga hari kemudian, telur akan menetas dan baru setelah 10-15 hari dikeluarkan dalam bentuk larva.

Setiap indukan akan memijah setiap 30 hari sekali.

Untuk jumlah benih dalam satu kolam (padat tebar) dan dalam kolam pendederan (kolam pemeliharaan benih) jika masih bentuk larva sebanyak 50-100 ekor per meter persegi.

Baca juga: Pentingnya Membersihkan Ikan sebelum Dimasak

Sedangkan pada kolam pembesaran, sebanyak 20 ekor per meter persegi, dan untuk pembesaran di keramba padat tebarnya 4-10 kilogram per meter kubik.

Nila hitam itu lumayan laku juga sih. Kalau di dunia ikan, kita sebut ikan nila hitam itu mujair juga pasti konsumen percaya. Tapi kan tidak bisa seperti itu. Kalau saya insyaAllah jujur. Di sini juga banyak anak-anak muda yang menjual lewat sosial media, terus untuk pengirimannya mereka kadang COD (Cash on Delivery)-an atau menggunakan ojek online,” tutupnya.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App