• 4 April 2020

Panen Bawang Merah Kota Bogor 

uploads/news/2020/02/panen-bawang-merah-kota-274542b159d4042.jpg
SHARE SOSMED

Budidaya bawang merah ini dilakukan karena kita ingin ada pengembangan bawang merah pada lahan-lahan yang memang kurang potensi pada tanaman sayuran lainnya.

BOGOR - Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Delima terlihat semringah. Pasalnya, mereka tengah memetik hasil panen bawang merah yang ditanam dua bulan lalu di Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Hasil budidaya bawang merah dari lahan seluas 6.000 meter persegi ini ditaksir menghasilkan Rp130 juta. 

Penyuluh Pertanian Kelurahan Situ Gede dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Muhammad Jono mengatakan, Kelompok Tani Delima mulai mengembangkan budidaya bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah, tepatnya pada 12 Desember 2019. Setelah dilakukan penanaman kurang lebih dua bulan, bawang merah itu pun dipanen tepatnya pada 2 Februari 2020. 

"Budidaya bawang merah ini dilakukan karena kita ingin ada pengembangan bawang merah pada lahan-lahan yang memang kurang potensi pada tanaman sayuran lainnya. Jadi kita ingin mengalihkan ke budidaya bawang merah. Sebelumnya lahan itu ditanami talas, ubi jalar dan padi," kata Jono, Selasa (11/2) kemarin.

Baca juga: Renyahnya Bercocok Tanam Bayam 

Pada masa tanam akhir tahun, petani sengaja memilih bawang merah asal Brebes karena masa tanamnya yang sangat singkat, tidak sampai dua bulan sudah dapat dipanen. Selain itu, lanjut Jono, alasan lainnya dari sisi harga bawang merah terbilang cukup menjanjikan sangat tinggi di pasaran. Hitungan Jono, untuk mencukupi luas lahan 0,6 edibutuhkan bibit bawang merah Brebes mencapai 1,1 ton dengan harga bibit Rp35.000 per kilogram. Sementara untuk biaya pengolahan lahan sendiri mencapai Rp12 juta yang meliputi pemupukan juga pengendalian hama pada tanaman.

"Dari luas lahan 0,6 hektare kemarin itu hasil produksinya sampai 6,5 ton dengan dihargai Rp20.000 per kilogram, sedangkan untuk eceran dikisaran Rp25.000 per kilogram. Kemarin itu berdasarkan hasil pengamatan pangsa pasar tertinggi, bawang merah dijual ke luar kota, yakni Tangerang," kata Jono.

Baca juga: Pelengkap Komoditas Pepaya Kota Bogor

Ia mengaku, untuk budidaya bawang merah memang baru pertama kali dicoba di Kota Bogor dan ternyata hasil produksinya cukup memuaskan bagi petani. Sehingga, komoditas bawang merah dari varietas ini sangat potensial untuk dikembangkan di Kota Hujan ini.

"Kelebihannya untuk saat ini, tidak ada serangan hama penyakit. Bawang merah Brebes ini juga punya keunggulan dalam produksinya tinggi serta buahnya agak besar-besar. Begitu juga dari sisi perawatannya tidak sulit, tapi ada pupuk tambahan lain, yakni Phonska 1.250 kilogram," tandas Jono.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App