• 26 October 2021

Jurus Budidaya Lobster Air Tawar

SHARE SOSMED

“Jangan hanya terpaku melihat hasilnya, tapi lihatlah dulu prosesnya, pelajari karakteristik lobster”

Lobster air tawar merupakan hewan nokturnal yang bergerak aktif di malam hari. Sama seperti manusia, lobster ini mudah mengurai makanan yang ada di sekitarnya. Budidaya lobster tentu salah satu peluang usaha menguntungkan. Selain itu, lobster ini mudah dibudidayakan dalam skala kecil.

Mauda Irvan Hakim, pemilik BSD Lobster Farm yang berlokasi di Jl. Statistika, Kecamatan Pagedangan BSD, Kota Tangerang Selatan. Dirinya mengatakan budidaya lobster air tawar sama dengan budidaya ikan konsumsi.

“Pada umumnya, budidaya lobster air tawar sama seperti ikan konsumsi. Yang menjadi pembeda ada pada pemberian pakan yang lebih sedikit, dan treatment air pergantiannya jauh lebih lama,” tutur Irvan, kepada Jagadtani.id, saat ditemui di peternakannya.

Baca juga : Tips Jitu Pakan Pembesaran Lobster

Lebih lanjut, Irvan menerangkan, “Itu karena ia (lobster air tawar) jarang makan, makannya hemat dan hidupnya di dasar. Jadi kotoran yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, maka treatment airnya juga jarang dilakukan, kira-kira bisa satu bulan sekali,” terangnya.

Irvan memulai budidaya lobster air tawar sejak tahun 2019. Bermula dengan membuat 4 kolam semen dan 1 kolam terpal dalam skala rumahan. Pria kelahiran bulan Agustus ini memanfaatkan lahan kosong yang ada. Dalam memulai budidaya spesies ini, dirinya mengaku sudah mulai tertarik dengan usaha bidang perikanan. Baginya, saat sahabat tani ingin menguasai sesuatu, kita harus mencintai bidangnya lebih dulu.

“Karena kalau sudah cinta, kita bisa tau dan lebih mudah mempelajari banyak hal tentangnya. Kita juga dengan mudah bisa meyakinkan orang lain untuk tertarik dengan usaha yang kita tawarkan,” ucapnya.

Baca juga : Pandemi, Bisnis Lobster Takkan Mati

Saat memulai budidaya, Irvan menyarankan untuk menyediakan beberapa wadah untuk pembenihannya. Baik itu menggunakan akuarium, kolam semen, kolam terpal, bak plastik dan sebagainya. Untuk ukuran akuarium, panjang mencapai 1 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi 0,4 meter, ukuran air sebanyak 30 sentimeter dengan jumlah paket induk 3 jantan dan 5 betina. Namun, sebelum itu pria darah betawi ini menyarankan untuk mengetahui karakteristik lobster tersebut.

“Sebaiknya kalau untuk pemula, jangan hanya terpaku melihat hasilnya, tapi lihatlah dulu prosesnya, pelajari karakteristik lobster. Kalau memang anda suka dibidang perikanan, apapun kendalanya dan selama apapun budidayanya pasti bukan masalah. Karena ibaratnya, kita menyukai sesuatu hal yang kita tekuni dan apalagi itu dibayar, tentu sangat menguntungkan,” ungkap pria kelahiran 1995 itu.

Baca juga : Budidaya Lobster Menyelamatkan Biota Laut

Selain itu, dalam pembenihan lobster air tawar sahabat tani juga membutuhkan alat pendukung untuk membantu keberhasilannya menggunakan pipa paralon, potongan bambu, genteng dan lainnya untuk lubang persembunyian serta aerator untuk menambah supply oksigen, dilengkapi dengan filter baik filter mekanis dan biologis yang dapat menjaga kualitas air.

Related News