• 28 September 2021

Standar Perawatan Aquascape yang Sebenarnya

uploads/news/2021/03/standar-perawatan-aquascape-yang-93136df0c4bb279.jpg
SHARE SOSMED

 

Standar untuk perawatan aquascape biasanya setiap tiga hari sekali mengganti air lama dengan air baru sebanyak 30-50%,”

JAKARTA - Aquascape kini kembali hits dikalangan pecinta aquatic.

Pasalnya di masa pandemi ini, masyarakat mulai mencari hobi-hobi baru untuk digelutinya.

Hobi yang menghasilkan dan menjanjikan akan memiliki banyak penggiat.

Seperti aquascape, hobi ini termasuk seni dalam menghias akuarium.

Dimana dalam akuarium terdapat komponen-komponen laut yang bertujuan untuk menghidupi satu sama lainnya.

Antara tumbuhan dan hewan saling menjadi pelengkap.

Selain itu, hewan yang dapat dijadikan aquascape meliputi udang, keong, dan jenis ikan hias lainnya yang ukurannya kecil.

Dalam aquascape, memadukan komponen-komponen secara harmoni menjadi poin penting.

Faktanya, seni ini membentuk ekosistem air tawar dalam satu wadah.

Baca juga: Aquascape Penenang Dikala Suntuk

Pemilik D’java Aquascape, Erick Nur Arifin menjelaskan, dalam aquascape terdapat standar perawatan yang biasa dilakukan dirinya.

Standar untuk perawatan aquascape biasanya setiap tiga hari sekali mengganti air lama dengan air baru sebanyak 30-50%,” tuturnya kepada Jagadtani.id dalam pameran bertajuk Aquatic & Aquascape Hobbies 2021 di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, Jumat (26/03).

Sebelum kita membuang air lama bisa sambil kita bersihkan beberapa bagian dari aquascape itu sendiri seperti bagian kaca aquarium bisa dengan filter atau amplas halus khusus kaca. Dan membersihkan bagian Hardscape seperti batu dan akar dengan sikat kecil lalu bisa kita buang air lama dengan selang sambil sedot kotoran yang ada di aquarium (istilah WC /water change),” lanjutnya kemudian.

Menurutnya, untuk perawatan pertumbuhan tanaman diperlukan untuk memberikan pupuk cair selama dua hari sekali.

Baca juga: Mengenal Dan Memelihara Aquascape

Setiap dua hari sekali memberikan pupuk cair yang terdiri dari micro macro dan FE untuk merangsang pertumbuhan tanaman itu sendiri” jelasnya.

Selanjutnya dengan memperhatikan ukuran tanaman, Sahabat Tani perlu melakukan pemotongan atau trimming pada bagian tanaman yang sudah terlampau panjang dan dapat disesuaikan dengan bentuk yang kita inginkan.

Erick menambahkan, untuk menjaga durasi pencahayaan dan mengontrol kandungan Co2 agar tidak terlalu over untuk menjaga timbulnya hama pada tanaman.

Dalam keterangan tersebut bisa disimpulkan bahwa aquascape memerlukan keseimbangan asupannya,” tutupnya.

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App