• 29 September 2021

Fermentasi Buah yang Dapat Memabukan

uploads/news/2021/03/fermentasi-buah-yang-dapat-252777f7284de4a.jpg
SHARE SOSMED

Semakin banyak sel ragi yang tercipta, maka gula dalam buah menurun dan kadar etanol meningkat.

JAKARTA - Buah memiliki kandungan vitamin dan serat yang tinggi.

Namun tahukah Sahabat Tani, jika terdapat beberapa jenis buah yang justru bisa memabukan? 

Pada tahun 2000-an, puluhan burung cedar waxwing di kota Los Angeles, California, tewas berjatuhan akibat terbang saat mabuk.

Burung-burung ini tak sengaja menabrak jendela, tembok dan pagar.

Setelah diteliti, ternyata burung-burung ini telah mengkonsumsi banyak buah berry merah dari pohon peppertree dari Brasil, sebelum mereka terbang.

Sekumpulan burung cedar waxwing ini menjadi mabuk berat dan ditemukan banyak sekali buah berry didalam kantung paruhnya.

Buah berry tersebut terfermentasi secara alami sampai kandungan alkohol pada bagian organ livernya mencapai 1.000 part per million (ppm).

Baca juga : Perbedaan Anggur Lokal dan Impor

Sayangnya, hampir lebih dari 84% makanan dari burung ini merupakan buah.

Khususnya pada musim dingin, mereka tak makan apa-apa lagi selain buah.

Karena hanya sedikit buah segar dan matang yang tersedia, apalagi menjelang akhir musim dingin dan awal musim semi, maka burung-burung ini sering mengkonsumsi buah berry yang terlalu matang, dan akibat dari fermentasi buah tersebut membuat mereka hilang kesadaran serta mabuk.

Burung bukan satu-satunya hewan yang mendapati sayur atau buah terfermentasi di alam liar.

Mamalia juga menjadi salah satu yang sering makan buah, sari bunga dan sari buah.

Semuanya mengandung gula yang sangat kaya dan mudah terfermentasi sehingga memicu timbulnya mabuk.

Pada pembuatan alkohol yang sering kita jumpai, seringkali alkohol dibuat melalui buah yang telah terfermentasi.

Misalnya buah anggur.

Anggur yang telah matang, kemudian berfermentasi dan busuk karena dicampur dengan ragi yang tumbuh pada buah.

Ketika dicampur dengan ragi, kadar etanol di dalam anggur akan semakin meningkat dari sebelumnya.

Nantinya, ragi ini memecah gula yang terkandung didalam buah menjadi alkohol.

Senyawa yang terbentuk di dalam alkohol tersebut disebut ethanol.

Baca juga: Cara Budidaya Anggur dan Perawatan

Semakin banyak sel ragi yang tercipta, maka gula dalam buah menurun dan kadar etanol meningkat.

Buah yang belum matang mengandung 0% etanol.

Kemudian, buah yang matang namun masih menggantung, kandungan etanolnya berubah menjadi 0,6%.

Lalu, buah matang yang jatuh dari pohon mengandung 0,9% etanol dan buah yang menjelang busuk berisi rata-rata 4.5% etanol.

Selain itu, etanol bisa menjadi sumber kalori dan dapat meningkatkan kadar nafsu makan.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App