• 28 September 2021

Perbedaan Anggur Lokal Dan Impor

SHARE SOSMED

 

Hanya saja saat membeli perhatikan daunnya karena akan sangat terlihat perbedaannya...

TANGERANG - Jika Sahabat Tani ingin memulai budidaya anggur perlu memperhatikan jenis-jenisnya.

Anggur pada umumnya memiliki dua jenis yang dapat ditanam di Indonesia, yaitu impor dan lokal.

Baik dari kedua jenis tersebut, biasanya masyarakat lebih menyukai buah anggur impor daripada lokal.

Rasanya yang manis dan varian bentuknya unik, membuat anggur impor lebih banyak dikonsumsi.

Faktanya, semua bibit anggur berasal dari impor namun seiring berjalannya waktu dan diberlakukan penyilangan di balai benih pertanian sehingga menghasilkan varian baru.

Varietas bibit anggur lokal meliputi Isabella, Caroline, Ninel, Red Prince, Anggur Kuning Kediri, Moscato, dan sebagainya.

Sementara anggur import seperti, Bareroot, Jupiter, Harold, Victor, Julian, Black Panther, Veles dan sebagainya.

Baca juga: Menanam Anggur Di Ibu Kota

Kini, para petani berhasil menyilangkan bibit lokal dengan impor untuk menciptakan rasa buah lokal yang manis.

Sehingga, menjadikan buah anggur lokal memiliki cita rasa yang tidak kalah enak dengan anggur impor.

Salah satu petani kota yang berhasil melakukan penyilangan bibit anggur di rumahnya bernama Supriyantono.

Ia menanam anggur di atap rumahnya terletak di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Menurutnya, banyak masyarakat yang ingin membeli bibit impor namun diberikan bibit lokal.

Maka, Supri pun menjelaskan membedakan anggur lokal dan impor, selain rasa buahnya, dapat juga dilihat dari bentuk daun.

Memang kalau di pinggir jalan itu, tukang kembang jualnya bibit anggur lokal, padahal sebenarnya sama saja manfaatnya antara anggur lokal dan impor. Hanya saja saat membeli perhatikan daunnya, karena akan sangat terlihat perbedaannya antara Isabella dan Red Master,” ucap Supriyantono kepada tim Jagadtani.id, belum lama ini.

Pada varietas Isabella, bagian daun belakangnya akan terlihat berbulu (berserabut), sementara daun pada bibit impor tidak.

Selain itu, Sahabat Tani juga dapat menemukan perbedaan lainnya dari tekstur buah dan rasanya.

Baca juga: Faktor Penyebab Anggur Gagal Panen

Sementara, anggur impor memiliki tekstur buah yang renyah saat digigit.

Kadar gulanya juga lebih banyak, sehingga lebih manis dibanding varian lokal. Buah ini juga ada yang terdapat biji dan ada yang tidak.

Selain itu, warnanya pun bermacam-macam ada hijau, kuning, hitam, dan merah.

Untuk bentuknya, ada yang bulat dan lonjong.

Kedua bentuk tersebut, membuatnya menjadi buah unik yang digemari masyarakat.

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App