• 28 September 2021

Cara Memelihara Gecko bagi Pemula

SHARE SOSMED

Untuk tempat tinggal gecko sebenarnya bisa pakai apa saja, tapi kalau saya pakai wadah plastik seperti ini.

TANGERANG - Banyak yang beranggapan merawat reptil itu sulit dan tak sedikit yang beranggapan jika merawat reptil cukup mengerikan.

Kenyataannya, tidak semua reptil ganas dan mengerikan seperti anggapan semua orang.

Sama halnya dengan manusia, jika dapat memperlakukan reptil dengan baik, ia juga akan berlaku baik, bahkan dapat menjadi teman baik bagi manusia.

Salah satu jenis reptil yang bisa Sahabat Tani pelihara di rumah yaitu gecko leopard atau orang Indonesia menyebutnya tokek leopard.

Hewan pemakan serangga ini memiliki beragam corak kulit yang sangat indah.

Baca juga: Mengenal Berbagai Penyakit Reptil

Selain menarik di mata para pecinta reptil, leopard gecko juga bisa menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan loh.

Lalu, bagaimana cara merawat leopard gecko bagi kalian yang baru saja memelihara?

Pertama, Sahabat Tani perlu menyiapkan kandang untuk tempat tinggal gecko.

Tak perlu menggunakan kandang-kandang yang mahal, cukup menyediakan wadah berbentuk kotak plastik sederhana yang transparan.

Untuk tempat tinggal gecko sebenarnya bisa pakai apa saja, tapi kalau saya pakai wadah plastik seperti ini.  Kemudian ditutup dan jangan lupa wadahnya dikasih lubang sebagai sirkulasi udaranya si gecko,” Kata Brandon, pemilik dari Hype Gecko yang berlokasi di Duta Garden, Jalan Flamboyan I No.3, RT. 024/RW. 008, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten kepada tim Jagadtani.id belum lama ini.

Setelah itu, bagian dalam wadah diberi alas paper towel atau tisu handuk.

Paper towel ini nantinya harus diganti setiap tiga hari sekali.

Alas di dalam wadah itu sebenarnya bisa pakai dolomit. Tapi kalau menggunakan dolomit itu, nantinya si gecko akan cenderung kotor terus. dan akhirnya kita jadi malas membersihkan,” ujar pemuda berusia 18 tahun itu.

Habitat aslinya si gecko ini kan tinggal di bawah tanah dengan suhu panas, tapi bukan yang panas ekstrem. Suhu sekitar 29-30 derajat celcius. Kalau kita yang mau pelihara di ruangan, disesuaikan saja suhu ruangannya dengan 29-30 derajat tadi, dengan suhu tersebut mereka bisa mencerna makanan dengan baik,” tambahnya.

Brandon yang telah memelihara gecko sejak 2017 ini juga menjelaskan, kelembaban suhu ruang yang terlalu kering juga dapat mempengaruhi kesehatan gecko.

Misalnya pada saat proses pergantian kulit gecko atau shedding, menurutnya, nantinya pergantian kulit gecko akan tidak sempurna apabila suhu ruang terlalu kering.

Untuk jenis pakan yang digunakan, biasanya ia menggunakan ulat hongkong dan jangkrik sebagai pakan yang efisien.

Makanan untuk gecko, khususnya yang masih bayi sampai dengan umur empat bulan, itu dikasih pakan ulat hongkong. Ulat ini akan support banget gecko-gecko yang baru lahir. Kemudian karena sizenya juga yang lebih kecil, jadi bisa lebih tercerna untuk gecko yang baru lahir. Untuk yang sudah umur lima bulan, kita pindah ke jangkrik. Kenapa jangkrik? Karena jangkrik itu lemaknya sudah tidak terlalu banyak dibandingkan dengan ulat hongkong,” jelasnya.

Jangan lupa kasih wadah minum juga di dalam kotak plastik itu, pastikan rutin memberi makan gecko dua hari sekali,” tutupnya.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App