• 30 November 2020

Langkanya Si Raja Arwana

uploads/news/2020/10/langkanya-si-raja-arwana-70901d1a0985e0e.jpg
SHARE SOSMED

King ini jenis langka, bedanya hanya ada pada tubuhnya terdapat punuk unta, dan harganya memang lebih mahal dari pada yang biasa.”

Tangerang Selatan - Di masa pandemi COVID-19, ikan hias mulai dilirik kembali oleh masyarakat, salah satunya arwana.

Ya, ikan jenis ini sudah memiliki banyak penggemar.

Selain bentuk tubuhnya ramping dan gagah, varian warnanya pun memikat mata.

Baca juga: Meraup Laba dari Arwana

Jenisnya pun beragam, mulai dari Red Tail Golden, Brasil, Banjar, Black Golden, Super Red, hingga Cross Back Golden.

Arwana berasal dari keluarga Osteoglossidae yang dikenal sebagai ikan purba.

Berbeda dengan jenis ikan hias air tawar lainnya, arwana memiliki bentuk badan yang panjang, sirip duburnya terletak jauh di belakang badan, serta memiliki panjang kurang lebih 70 sentimeter.

Keunikan arwana itulah yang membawa Ali Kholidin, pemilik Pakjing Arwana, untuk memelihara ikan sejak ia kecil.

Dari hobi tersebut, ia pun mencoba membuka usaha di rumahnya yang berada di Kompek Taman Mangu Indah Blok 2 No. 11, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Salah satu arwana yang ia jual yaitu berjenis super red.

Ali menjelaskan, jenis yang satu ini merupakan arwana air tawar yang hanya ada di Asia Tenggara.

Spesies yang satu ini, lanjutnya, termasuk dalam ikan yang dilindungi, lantaran keberadaannya yang semakin langka dan harganya pun fantastis.

Namun, di tangan ali, arwana super red melahirkan jenis lainnya yaitu king.

Ya, king merupakan gen asli dari super red yang memiliki kelainan.

King ini jenis langka, bedanya hanya ada pada tubuhnya terdapat punuk unta, dan harganya memang lebih mahal dari pada yang biasa,” tutur Ali saat ditemui tim Jagadtani.id, belum lama ini.

Untuk pakannya, Ali mengaku tidak pernah membeda-bedakannya.

Karena bagi dia, semua jenis ikannya harus disamaratakan tidak untuk dibeda-bedakan.

Ia hanya menggunakan jenis pakan udang yang diberikan setiap harinya, sesuai kebutuhan pertumbuhan ikan tersebut.

Jenis king ini menurutnya lebih diminati oleh penggemar arwana.

Bentuknya yang unik dan lincah saat berenang menjadi daya tarik sendiri.

Baca juga: Hilangkan Stres dengan Merawat Ikan

Namun, perbedaan yang dimilikinya tidak terlalu signifikan, karena gerakan lincahnya hanya menguntungkan saat diadu.

Harganya yang mahal membuat ikan ini makin diburu pencinta arwana super red.

Kalau king dia harganya bisa 3-4 kali lipat dari jenis yang biasa. Kalau yang biasa harganya Rp4.000.000, king bisa mencapai Rp16.000.000-an. Ia jarang ditemui, makanya jadi langka,” ucapnya.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App