• 28 September 2021

Menanam Terong di Rumah Sendiri

uploads/news/2020/08/menanam-terong-di-rumah-5115927e3ae085f.jpg
SHARE SOSMED

Terong itu bisa ditanam di dataran rendah, yang paling penting harus kena sinar matahari yang cukup dan tanahnya jangan sampai ada air yang tergenang.”

JAKARTA SELATAN - Bagi Sahabat Tani yang mempunyai sedikit lahan kosong di rumah, mungkin bisa dijadikan tempat untuk bercocok tanam seperti terong.

Seperti yang dilakukan Manin, warga Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, membagikan tips cara menanam terong agar cepat berbuah.

Baca juga: Sedapnya Wangi Aroma Jeruk Nipis

Terong saat ini masih menjadi lalapan primadona bagi masyarakat Indonesia.

Selain rasanya yang nikmat, terong juga memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan.

Terong itu bisa ditanam di dataran rendah, yang paling penting harus kena sinar matahari yang cukup dan tanahnya jangan sampai ada air yang tergenang,” ujar Manin saat ditemui Jagadtani.id belum lama ini di rumahnya.

Pertama, kalau mau menanam terong pemilihan benih terongnya itu yang harus tepat. Biar memperoleh bibit terong ungu yang bagus, pilihlah benih terong yang berkualitas. Kemudian, benihnya lanjut direndam di air selama kurang lebih tiga jam, tujuannya biar nanti cepat tumbuh,” tambahnya.

Perendaman benih terong, memang bertujuan untuk memecah masa dormansi (keadaan tidur benih), sehingga bersih dan benih lebih cepat tumbuh.

Setelah itu benih ditiriskan dan dipindahkan ke pot plastik dengan media semai dari tanah dan pupuk kandang perbandingannya 1:1. Nah, setelah benih tumbuh menjadi bibit terong, lakukan penyiraman rutin setiap hari. Bibit terong siap ditanam di pekarangan setelah berumur emoat sampai lima minggu atau setelah mempunyai emoat sampai lima daun,” jelasnya.

Manin juga menyampaikan, salah satu cara menanam terong yang baik, yaitu dengan pengolahan tanah yang benar.

Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cara dicangkul dua sampai tiga kali atau dibajak dengan kedalaman 20-30 sentimeter.

Setelah itu, buatlah bedengan dengan lebar 120-140 sentimeter, serta panjang disesuaikan kondisi lahan.

Lanjutkan dengan menanam, harus diperhatikan jarak tanam. Jarak tanam dalam budidaya terong itu menggunakan jarak dalam barisan sekitar 60-70 sentimeter dan jarak antar barisan 80-90 sentimeter, dan pada tiap bedengan terdapat dua baris tanaman,” sebutnya.

Nah untuk perawatannya, biar mempercepat keluarnya bunga, mencegah kerontokan dan memperbanyak jumlah buah, gunakan POC GDM setiap satu minggu sekali pada bawah dan atas daun saat pagi hari atau sore hari, dengan dosis dua gelas air mineral pertangki (14-20 liter),” lanjutnya.

Baca juga: Membuat Mesin Penetas Telur Sendiri

Setelah semuanya dilakukan, tinggal menunggu masa panen.

Masa panen tanaman terong sendiri berkisar antara tiga sampai empat bulan setelah tanam.

Buah terong yang siap dipanen, tentunya yaitu buah yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Hal ini bisa dilihat dari ukuran buah dan tingkat kekerasan saat dipencet.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App