Sertifikat Kesehatan Jadi Paspor Ikan Hias Kediri
Jagad Tani - Pembudidaya ikan hias di Kabupaten Kediri didorong untuk memanfaatkan layanan sertifikasi kesehatan guna memperluas pemasaran komoditas, baik antarwilayah maupun ke luar negeri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Karantina Jawa Timur, Hudiansyah Is Nursal mengatakan bahwa, sertifikat kesehatan menjadi salah satu dokumen penting dalam lalu lintas ikan hias.
Baca juga: Indonesia Berpotensi Kembangkan Garam Premium Bernilai Tinggi
“Sertifikat kesehatan karantina adalah paspor mutu bagi ikan hias. Kami ingin pembudidaya Kediri memahami bahwa prosesnya dapat diakses dengan mudah, sehingga produk mereka diterima pasar dengan percaya diri, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya dalam keterangan, dikutip Minggu (1/11).
Dijelaskan pula oleh Hudiansyah mengenai persyaratan dan proses penerbitan Sertifikat Kesehatan atau Health Certificate bagi komoditas ikan hias. Dokumen itu diterbitkan setelah ikan menjalani pemeriksaan dan memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan untuk dilalulintaskan.
"Ketentuan karantina tidak seharusnya dipandang sebagai hambatan bagi pelaku usaha. Pemenuhan persyaratan kesehatan justru menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan ikan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk yang dikirim," jelasnya.
Selain sertifikasi, pembudidaya juga mendapatkan sosialisasi mengenai pengiriman ikan hias melalui jasa logistik. Hal tersebut dinilai penting karena ikan hias merupakan komoditas hidup yang sensitif terhadap waktu perjalanan, suhu, kepadatan, hingga teknik pengemasan.
Penanganan yang tepat mulai proses pengemasan hingga pengiriman diharapkan bisa menekan risiko kematian maupun penurunan kondisi ikan selama perjalanan. Oleh karena itu, memahami persyaratan karantina dan sistem logistik perlu dilakukan sejak tahap awal sebelum ikan dikirim ke pembeli.
Sehingga dengan mengetahui persyaratan dokumen dan teknis pengiriman sejak awal, pelaku usaha diharapkan dapat mengurangi risiko keterlambatan, persoalan administrasi, hingga kerugian akibat kondisi komoditas yang menurun selama perjalanan, agar dapat membantu pembudidaya ikan hias Kediri memperluas jangkauan pasar.

