• 1 November 2026

Kelompok Wanita Tani Probolinggo Belajar Olah Limbah Mangga

uploads/news/2026/11/kelompok-wanita-tani-probolinggo-338563c1462be48.jpg

Jagad Tani - Pada rangkaian Mango Carnival of Indonesia 2026 puluhan peserta dari perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) kelurahan se-Kota Probolinggo dalam pelatihan olahan limbah mangga, di Stadion Bayuangga, Sabtu sore (31/10). 

Erwan Kiswandoko selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa pelatihan ini bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan memanfaatkan limbah mangga jadi produk olahan yang bernilai tambah.

Baca juga: Indonesia Berpotensi Kembangkan Garam Premium Bernilai Tinggi

Pria yang juga Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) ini, menilai potensi mangga di Kota Probolinggo, tidak hanya dari sisi pemanfaatan buahnya, tetapi juga bagian yang selama ini kerap terbuang.

Adapun narasumbernya berasal dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur, Laboratorium Pascapanen Karangploso, Malang, pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik pengolahan serta pemanfaatan buah mangga secara lebih optimal.

Beragam inovasi olahan juga diperkenalkan, mulai dari pembuatan es krim mangga, mangga instan, tepung mangga, hingga keripik berbahan kulit mangga. Sehingga, peserta diajak memahami jika bagian buah mangga yang kerap dianggap limbah ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Sementara itu, Siti, salah satu peserta dari Kelurahan Wonoasih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Sebab ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat dan akan dibagikan ke masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Nantinya, ilmu yang didapat bisa saya sampaikan kepada masyarakat sekitar. Apalagi Wonoasih merupakan salah satu daerah penghasil mangga di Kota Probolinggo. Dengan keterampilan ini, kulit mangga yang biasanya dibuang bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” tukasnya.

Related News