• 21 October 2026

Penyaluran SPHP Jagung Dikebut, Peternak Dapat Harga Murah

uploads/news/2026/10/penyaluran-sphp-jagung-dikebut--692389494b0d455.jpeg

Jagad Tani - Tambahan alokasi 150 ribu ton untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan, jadi penunjang keberlanjutan produktivitas peternak unggas dalam negeri.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Perum Bulog diinstruksikan untuk mendistribusikan SPHP jagung pakan secara cepat, dengan target sesuai surat penugasan tambahan 150 ribu ton tersebut paling lama selesai tanggal 23 November 2026.

Baca juga: Begini Cara Agar Dapat Bibit Pohon Gratis

"Ada tambahan SPHP jagung, itu Bulog. Kami minta Bulog untuk distribusi cepat," ujar Andi Amran Sulaiman yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam siaran persnya dikutip di Jakarta pada Selasa (20/10).

Berdasarkan ketetapan Bapanas, harga SPHP jagung pakan untuk peternak unggas Rp5.000 per kilogram (kg) dengan pengambilan di Gudang Bulog dan harga maksimal di Rp5.500 per kg sampai di tingkat peternak.

Untuk penyalurannya, dilakukan oleh Perum Bulog melalui koperasi atau asosiasi kepada peternak penerima yang telah terdaftar sesuai Surat Keputusan (SK) Kementerian Pertanian.

Realisasi salur SPHP jagung pakan tahap pertama per 20 Oktober yakni sebanyak 205,49 ribu ton (85,2%) dari total target tahap pertama yaitu 241,19 ribu ton, dan melibatkan 151 unit koperasi/asosiasi dengan total 11.677 peternak yang tersebar di 29 provinsi.

Dalam pantauan Bapanas, harga jagung pipilan kering tingkat peternak per 19 Oktober secara nasional telah berada di level Rp7.173 per kg atau 23% di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat peternak di Rp 5.800 per kg.

Adapun rerata harga jagung pipilan tingkat peternak di regional Jawa berada di rentang Rp6.475-Rp7.250 per kg. Sementara regional Bali dan Nusa Tenggara ada di rentang harga Rp6.960-Rp7.550 per kg, dan regional Sumatera di rentang harga Rp6.400-Rp8.460 per kg.

Namun, anomali harga telur ayam dan ayam hidup justru terjadi di tingkat peternak yang berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen yang ditetapkan di Rp26.500 per kg dan Rp25.000 per kg berat hidup.

Bahkan Per 19 Oktober, rerata harga telur ayam dan ayam hidup di tingkat peternak berada di Rp23.332 per kg dan Rp23.912 per kg.

Secara terpisah, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan komitmen untuk menggelontorkan stok jagung pakan, terutama untuk menyasar kepada peternak unggas skala mikro. SPHP jagung pakan tahap pertama pun akan Bulog tuntaskan pula.

“Kami terus mempercepat penyelesaian sisa penyaluran SPHP jagung tahap pertama, sekaligus menjalankan tambahan penugasan tahap kedua sebanyak 150 ribu ton yang mulai disalurkan hari ini,” tukas Rizal.

Related News