• 5 October 2026

Hasil Pertanian Organik Bali Diperkenalkan Ke Masyarakat

uploads/news/2026/10/hasil-pertanian-organik-bali-630656966873374.jpeg

Jagad Tani - Pameran Produk Hasil Pertanian Organik menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi pertanian sekaligus mendekatkan berbagai produk hasil pertanian organik kepada masyarakat Denpasar, Bali.

Bahkan beragam hasil pertanian dipamerkan di depan Kantor Gubernur Bali pada Minggu, 4 Oktober 2026, mulai dari beras, sayuran, buah-buahan, cabai, bawang, telur, hingga berbagai produk pertanian lainnya.

Baca juga: Kemarau Akibatkan Budi Daya Perikanan Menurun

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, kegiatan pameran menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan produk pertanian organik kepada masyarakat serta memberi ruang apresiasi bagi petani dan pelaku usaha pertanian.

“Pameran ini bukan hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan produk organik kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap petani yang telah menerapkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan,” terangnya.

Dilanjutkan bahwa pengembangan pertanian organik mempunyai nilai strategis karena bukan cuma soal hasil produksi, tetapi juga tentang bagaimana menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan dari sumber daya pertanian.

“Keberlanjutan lahan, kesehatan lingkungan, keamanan pangan, dan kesejahteraan petani juga harus menjadi perhatian. Karena itu, pengembangan pertanian organik merupakan salah satu bagian dari upaya kita membangun pertanian yang berkelanjutan,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan bisa mengenal dan mengonsumsi produk pertanian dengan prinsip budidaya organik, serta menjadi ruang apresiasi terhadap petani dan pelaku usaha yang mengembangkan pertanian berkelanjutan di Bali.

Terkait penyelenggaraan pameran dalam rangka Tumpek Wayang ini, dinilai menjadi momentum untuk memaknai kembali hubungan harmonis antara manusia, alam, dan seluruh ciptaan.

Semangat ini, lanjut Wayan, sejalan dengan upaya membangun pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pertanian organik memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari transformasi sistem pertanian. Penggunaan bahan-bahan alami dan pengelolaan lahan harus menjadi perhatian agar keseimbangan ekosistem produktivitas pertanian sekaligus kelestarian lingkungan.

Related News