• 1 October 2026

Bangkitkan Jiwa Bertani, Poktan Ini Gelar Syukuran

uploads/news/2026/10/bangkitkan-jiwa-bertani-poktan-82901491f702e93.jpg

Jagad Tani - Kelompok Tani Peduli Pangan Harum Madu di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (28/9), menyelenggarakan acara syukuran, sekaligus kegiatan penanaman bibit.

Kegiatan penanaman bibit juga dilakukan oleh pihak Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut, serta mendorong dan memotivasi masyarakat agar kembali bersemangat dalam bertani.

Baca juga: Pantauan Harga Cabai Rawit-Cabai Keriting di Jakarta

Menurut Direktur Sekolah Sungai Cimanuk (SSC), Mulyono Kadafi, ketersediaan air menjadi kunci utama keberhasilan pertanian, oleh karena itu, bibit berkualitas tidak akan memberikan hasil optimal tanpa dukungan pengairan yang memadai.

"Margi (sebab) tidak ada manfaatnya bibit apa pun juga kalau airnya tidak ada," tegasnya.

Sehingga melalui acara syukuran yang dirangkaikan dengan aksi penanaman bibit ini dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk terus bersemangat dalam menjalankan aktivitas pertanian.

Selain itu, Mulyono juga mengharapkan agar pihak Dinas Pertanian Kabupaten Garut bisa terus berkomitmen dalam memperjuangkan ketersediaan air agar dapat mengairi lahan-lahan pertanian di Kabupaten Garut.

Ardhy Firdian, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan respons atas undangan Kelompok Tani Harum Madu sekaligus bentuk dukungan kepada petani yang lahannya sempat terdampak kekeringan beberapa waktu lalu.

"Kami dari Dinas Pertanian memberikan bantuan benih pengganti untuk anggota kelompok tani," ungkap Ardhy yang juga memberikan  bantuan berupa benih padi.

Selain menyerahkan bantuan, pihaknya juga turut mengapresiasi adanya konsep inovatif dari Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) yang bisa menjadi sumber pengembangan untuk sektor pertanian di wilayah tersebut.

"Jadi memang ini sangat bagus sekali konsep ini, dan ini bisa diadopsi dan dipublikasi oleh kelompok-kelompok masyarakat lain yang ada di Kabupaten Garut," pungkasnya.

Related News