• 30 September 2026

Indonesia-Palestina Kerja Sama Sektor Pertanian Hingga Beasiswa

uploads/news/2026/09/indonesia-palestina-kerja-sama-sektor-46653a1569d928f.jpg

Jagad Tani - Sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap generasi muda Palestina, 20 orang mahasiswa Palestina bakal diberi beasiswa, dan jadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan.

Kesepakatan itu dilakukan saat Penasihat Presiden Negara Palestina Bidang Urusan Agama dan Keislaman serta Ketua Komite Kepresidenan untuk Bantuan Palestina, Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash, ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (28/9).

Baca juga: Pantauan Harga Cabai Rawit-Cabai Keriting di Jakarta

Alhabbash menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut dan berharap hubungan kerja sama Indonesia-Palestina dapat terus diperluas, khususnya melalui kolaborasi di bidang pertanian.

“Kami telah melakukan pertemuan yang sangat bermanfaat dengan Yang Mulia Menteri untuk membahas kerja sama di bidang investasi pertanian," ujarnya dilansir dari Kementan, Rabu (30/9).

Selain membahas pendidikan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di sektor pertanian. Palestina menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan kerja sama investasi pertanian dengan Indonesia.

"Kami berharap dapat membangun kerja sama yang baik antara Palestina dan Indonesia, khususnya di bidang pertanian,” terang Alhabbash.

Pembahasan itu dinilai membuka peluang penguatan hubungan bilateral dan kerja sama. Bukan hanya dalam dukungan kemanusiaan dan pendidikan, tapi juga melalui sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.

Bahkan dalam pertemuan tersebut, pihak Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong agar hubungan antara Indonesia dan Palestina bisa terus berkembang melalui program yang memberikan manfaat nyata.

Pemberian beasiswa bagi mahasiswa Palestina sekaligus penjajakan kerja sama pertanian menjadi bagian dari langkah tersebut, dengan pendidikan dan pertanian sebagai ruang kolaborasi yang dapat memperkuat hubungan kedua negara.

Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kesempatan pendidikan akan diberikan kepada sekitar 20 mahasiswa Palestina.

Dukungan tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan, tetapi juga terbuka bagi alumni Palestina yang memiliki kompetensi dan ingin berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Indonesia.

“Untuk sekolah. Sekolah dulu ya. Sepuluh, sepuluh sampai dua puluh. Jadi untuk mahasiswa. Tapi kalau alumni juga enggak apa-apa,” ujar Amran.

Menurut Amran, dukungan pada mahasiswa Palestina merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang bermanfaat, terutama bagi generasi muda. Pendidikan juga menjadi salah satu jembatan untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka ruang kolaborasi jangka panjang.

Dilanjutkan bahwa, para mahasiswa dan alumni Palestina tersebut nantinya berpeluang untuk dilibatkan dalam pengembangan fasilitas pendidikan dan keagamaan yang disiapkan di kawasan smart city di Makassar, Sulawesi Selatan.

Salah satu fasilitas yang tengah disiapkan yaitu masjid dengan kapasitas sekitar 20.000 jamaah. Kehadiran mahasiswa dan alumni Palestina nantinya jadi kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan, serta membuka ruang kontribusi sesuai keahlian masing-masing.

“Saya pekerjakan. Sepuluh, sepuluh ya. Ada banyak, banyak pelajar. Mereka bisa. Mereka banyak pelajar. Mereka mencari pekerjaan,” tukas Amran.

Related News