• 29 September 2026

Penanaman Pohon Elo-Bambu, Jadi Penahan Bantaran Sungai

uploads/news/2026/09/penanaman-pohon-elo-bambu-jadi-4333285f1382c66.jpg

Jagad Tani - Penanaman pohon elo (Ficus racemosa) untuk membantu menahan erosi di sepanjang bantaran sungai, dianggap perlu oleh Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), saat menyusuri Sungai Ciliwung 

“Kami lihat Sungai Ciliwung sedikit rentan erosi, jadi perlu ada penanaman pohon elo di bantaran sungai untuk mencegah itu, pohon elo ini akarnya bisa sampai bawah dan lebih efektif menahan erosi,” jelas Diaz saat memperingati Hari Sungai Sedunia 2026 Minggu (27/9).

Baca juga: Jaga Habitat Gajah, Masyarakat Bukit Tigapuluh Harus Dilibatkan

Selain penanaman pohon elo, Diaz juga turut menyoroti soal potensi penanaman bambu di bantaran sungai, dalam gelaran aksi peduli sungai yang digelar secara serentak di sembilan titik, mulai dari wilayah Jabodetabek hingga Surabaya dan Bali ini.

Disebutkan bahwa, salah satu faktor yang menyebabkan Sungai Ciliwung rentan terhadap erosi adalah keberadaan ikan invasif, khususnya ikan sapu-sapu, yang masih banyak ditemukan di sepanjang sungai.

“Salah satu hal yang berdampak pada erosi ini adalah ikan sapu-sapu, ikan ini buat lubang bawah air di sekitar bantaran sungai, jadi kami apresiasi tadi melihat banyak sekali pegiat yang membersihkan Sungai Ciliwung dari ikan invasif ini,” terangnya. 

Bukan cuma itu saja, Diaz juga melihat adanya potensi pemanfaatan debit aliran Sungai Ciliwung yang cukup deras untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), yaitu pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan energi dari aliran air.

“Sungai Ciliwung debit airnya cukup deras sampai bisa main arung jeram, artinya disini ada elevasi dan bisa kita kembangkan mikrohidro, mungkin langkah pertama perlu ada trashboom, lalu kita buat wetlands untuk menyerap polutan, setelah itu, baru kita kembangkan mikrohidro,” tambahnya.

Oleh karena itu, lanjut Diaz, menjaga kebersihan sungai sebagai salah satu sumber kehidupan dapat memberi berbagai manfaat, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melindungi sungai.

“Sungai ini penting sebagai sumber kehidupan tapi juga bisa menjadi sumber bencana, kami lihat tadi sampah masih banyak dan bangunan di sempadan sungai juga masih ada, semoga dengan peringatan Hari Sungai Sedunia, kita bisa meningkatkan awareness terhadap pentingnya sungai,” pungkas Diaz. 

Related News