Pembudidaya Ikan Diarahkan Gandeng Koperasi Merah Putih
Jagad Tani - Pembudidaya ikan air tawar dan payau diarahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, bekerja sama dengan koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mengembangkan usaha produksi dan pemasaran hasil produksi ikannya.
"Usaha budi daya perikanan diarahkan bersinergi dengan Koperasi Merah Putih untuk berkembang bersama baik sisi usaha produksi maupun pemasarannya," terang Kepala Dinas Perikanan (Dianak) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Trasodiharto, dilansir dari Antara Minggu (27/9).
Baca juga: Ayam DOC Pandeglang Dilakukan Audit Resertifikasi
Andi melanjutkan, pihaknya terus memaksimalkan potensi budi daya ikan air tawar dan payau sebagai strategi utama memperkuat ketahanan pangan protein hewani, serta meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan air tawar dan payau di kabupaten setempat.
Menurutnya, kerja sama dengan Koperasi Merah Putih, selain pemasaran hasil perikanan, juga bisa pada biang pengadaan benih ikan berkualitas, pakan mandiri dan pupuk untuk para pembudidaya, serta fasilitas simpan pinjam dan kredit lunak perbankan bagi kelompok pembudidaya ikan lokal.
Hingga kini, tercatat produksi budi daya ikan air tawar dan payau (campuran air tawar dan air laut) di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 11.000-12.000 ton per tahun, dan ditargetkan terjadi peningkatan produksi ikan budi daya minimal 2% per tahun.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk peningkatan, yakni melalui bantuan pemerintah pusat berupa kolam terpal bioflok agar mendorong peningkatan produksi budi daya ikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bahkan kelompok budi daya ikan air tawar di tiap kelurahan ataupun desa, bakal diminta untuk mengusulkan bantuan kolam bioflok tematik, memanfaatkan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan.
"KKP memberikan bantuan kepada kelompok budi daya ikan air tawar berupa 24 kolam bioflok dengan benih ikannya," tukas Andi.

