• 9 September 2026

Pakan Hijauan Terkena Abu Vulkanik, Lakukan Ini

Jagad Tani - Erupsi yang terjadi di 6 gunung berapi di Indonesia akhir-akhir ini, menyebarkan abu vulkanik ke area sekitar. Abi vulkanik ini bukan cuma berdampak pada kesehatan manusia, tapi juga bisa menutupi hijauan pakan ternak dan juga kesehatan ternak.

Sehingga jika dibiarkan paparan yang terjadi pada hijauan dalam jumlah besar dan terus-menerus, maka abu vulkanik ini berpotensi menyebabkan akumulasi mineral tertentu yang dapat mengganggu kesehatan ternak.

Baca juga: Pelaku Pembakaran Hutan di Baluran Tertangkap

Hal tersebut diungkapkan oleh Heri Ahmad Sukria, selaku dosen dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Institut Pertanian Bogor (IPB), menurutnya, dampak abu vulkanik terhadap ternak bergantung pada jumlah abu yang masuk dan terakumulasi dalam tubuh ternak.

“Pada level yang kecil masih bisa ditoleransi, tetapi pada level yang besar dan terus-menerus bisa menyebabkan akumulasi yang berlebihan, terutama kandungan silika yang tidak dapat dicerna dan dapat mengganggu kesehatan ternak, bahkan menyebabkan kematian,” ungkapnya sebagaimana dilansir dalam siaran pers IPB, Rabu (9/9).

Dilanjutkan Heri, hijauan pakan yang tertutup abu vulkanik sebaiknya tidak langsung diberikan kepada ternak, dan hijauan tersebut juga tidak harus selalu dibuang, karena masih dapat dimanfaatkan setelah dibersihkan atau dicuci terlebih dahulu dari abu vulkanik.

Risiko terhadap ternak, ucap Heri, sangat bergantung pada jumlah hijauan yang dikonsumsi serta akumulasi abu dalam jangka panjang. Hijauan pakan yang terpapar abu vulkanik secara berlebihan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada ternak, seperti gangguan pernapasan dan keracunan.

Di tengah kondisi yang terjadi saat ini, disarankan agar ternak untuk sementara tidak digembalakan dan ditempatkan di dalam kandang terbuka hingga hujan abu berhenti. Hijauan yang diberikan di dalam kandang juga harus dipastikan telah dibersihkan dari abu vulkanik.

“Selama masih ada hujan abu, sebaiknya hijauan menggunakan sistem cut and carry dan dibersihkan sebelum diberikan,” tukasnya.

Bukan hanya soal pakan, para peternak juga perlu memastikan ternaknya mendapatkan air minum yang bersih, dan konsentratnya pun tidak terkontaminasi abu vulkanik. Sehingga bisa mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan ternak.

Related News