Fenomena Kemarau, Ikan Sapu-Sapu Muncul di Pati
Jagad Tani - Selama musim kemarau di Pati, Jawa Tengah, kondisi Bendungan Karet Sungai Juana menjadi kering, permukaan airnya yang surut, justru membuat ikan-ikan mati tergeletak di dasar sungai.
Lain Jakarta, lain pula dengan Pati. Jika di Jakarta beberapa waktu lalu spesies ini dimusnahkan dengan cara di kubur, maka di Pati spesies yang kerap diabaikan ini justru bisa menjadi pundi-pundi cuan.
Baca juga: Petani Milenial Klaten Kembangkan Wisata Petik Melon
Berdasarkan laporan Reuters, pada hari Kamis (3/9), kondisi ribuan ikan yang tergeletak ini justru dimanfaatkan oleh para warga untuk mengumpulkan ikan sapu-sapu yang terdampar tersebut, untuk kemudian dijual ke pabrik.
Masa kemarau kali ini membuat permukaan air di bendungan berangsur-angsur surut sejak sebulan terakhir, namun, kondisi yang membuatnya kering kerontang baru terjadi sepekan sepekan terakhir.
Air sungai menjadi berkurang, salah satunya karena digunakan untuk memasok saluran irigasi pertanian, mengingat saat ini berada di masa puncak dari musim kemarau.
Bahkan setelah banyaknya ikan yang mulai mati, bau menyengat mulai tercium. Walaupun demikian, hal tersebut belum menjadi keresahan warga. Karena bau busuk yang muncul dari ikan asal Amerikan Selatan yang mati ini, belum sampai ke permukiman warga.
Sumber: Reuters

