• 31 August 2026

Sapi Pedet Lahir, Harapan di Kepungan Asap

uploads/news/2026/08/sapi-pedet-lahir-harapan-554163605ac8866.jpeg

jagad Tani - Di tengah kondisi Kalimantan yang sedang dikepung oleh asap, seekor pedet jantan hasil persilangan indukan Limousin dengan pejantan Belgian Blue lahir di P4S Karya Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (30/8).

Kelahiran pedet ini merupakan hasil program Inseminasi Buatan (IB) yang dilaksanakan pada 21 November 2025 menggunakan semen BB Satria 282104 XX 0310 dari BBIB Singosari, dan lahir dengan bobot sekitar 35 kilogram.

Baca Juga : Ketahanan Pangan Keluarga Ala Ibu-Ibu KWT Cimahi

Menurut Sahrian, petugas reproduksi sekaligus pemilik P4S Karya Baru Mandiri Kecamatan Kumai, kelahiran itu menjadi bukti bahwa ikhtiar dan kerja sama tetap dapat menghasilkan harapan baru di tengah tantangan kondisi cuaca panas dan asap.

“Puji syukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Menjaga. Di tengah teriknya panas Kalimantan, di tengah samar asap yang menyelimuti bumi tercinta, di saat banyak hal terasa berat dan penuh ujian, Allah hadirkan secercah harapan baru,” ujar Sahrian dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin (31/8).

Inseminasi Buatan ini, jelas Sahrian, merupakan hasil kerja sama Dinas Pertanian (Distan) Kobar dan SP IB Kecamatan Kumai, dan pedet jantan tersebut diberi nama Nyuntik. Nama tersebut terinspirasi dari proses awal kelahirannya melalui Inseminasi Buatan.

“Nyuntik bukan sekadar nama, melainkan doa dan harapan. Nama ini mengingatkan kita pada awal mula, dari satu suntikan harapan dan satu langkah yang tekun, lahir kehidupan baru yang kuat,” ungkapnya.

Sahrian berharap agar Nyuntik dapat tumbuh sehat dan kuat sehingga bisa menjadi pejantan berkualitas yang memberikan manfaat bagi pengembangan peternakan di Kobar.

“Semoga anak sapi ini tumbuh besar menjadi pejantan yang gagah, berkualitas, dan membawa berkah bagi lingkungan serta sesama peternak. Semoga menjadi suntikan semangat dan kekuatan di tengah segala ujian panas, asap, dan kesulitan yang kita hadapi,” harapnya.

Sementara itu, Muhammad Samsudin, Plt. Kepala Bidang Peternakan Distan Kobar, menyampaikan bahwa pelayanan reproduksi melalui Inseminasi Buatan yang dilakukan dapat memberikan hasil positif dalam meningkatkan kualitas genetik ternak.

“Kami mengucapkan selamat atas kelahiran pedet Belgian Blue hasil persilangan ini. Kami memberikan apresiasi kepada petugas reproduksi yang terus memberikan pelayanan kepada peternak,” terangnya.

Kelahiran Nyuntik dinilai sebagai hasil program Inseminasi Buatan yang mendukung peningkatan kualitas genetik ternak, dan diharapkan mampu mendorong peternak untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memanfaatkan layanan reproduksi ternak yang tersedia.

Samsudin juga berharap agar petugas reproduksi terus meningkatkan pelayanan, memperkuat koordinasi dengan peternak, serta menghadirkan inovasi untuk mendukung kemajuan subsektor peternakan di Kobar.

“Kami berharap petugas reproduksi terus melayani peternak dengan baik dan terus berinovasi untuk kemajuan peternakan Kabupaten Kotawaringin Barat,” imbuhnya.

Related News