• 28 August 2026

Warga Probolinggo Diajarkan Menyulap Ikan Jadi Dimsum-Nugget

uploads/news/2026/08/warga-probolinggo-sulap-ikan-48923afdff733de.jpeg

Jagad Tani - Bukan cuma ikan mentah saja yang memiliki nilai ekonomi, hasil olahannya yang berupa dimsum dan nugget ikan pun mempunyai nilai ekonomi tinggi, bahkan bisa menjadi sumber pangan bergizi yang menarik dan disukai keluarga, terutama anak.

Upaya tersebut pun akhirnya dilakukan oleh Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, melalui pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan bagi masyarakat Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran, Kamis (27/8).

Baca juga: Pinang Jambi Bergeliat, Tren Ekspor Terus Meningkat

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kramat Agung tersebut, diikuti 35 warga. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pengolahan hasil perikanan, tetapi juga dibekali keterampilan praktis untuk membuat produk olahan berbahan dasar ikan.

Menurut Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo, Achmad Aruman, kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki keterampilan dalam mengolah ikan menjadi produk yang bernilai tambah, sekaligus meningkatkan minat pada konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani.

“Produk olahan seperti dimsum dan nugget ikan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha rumah tangga apabila dikelola secara baik,” ungkap Aruman.

Pengolahan hasil perikanan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah komoditas ikan yang tersedia di wilayah setempat. Masyarakat tidak hanya mengkonsumsi ikan dalam bentuk segar, tetapi juga dapat mengembangkan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual.

“Harapannya keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Masyarakat bisa menerapkannya di rumah, kemudian apabila produknya berkembang dapat menjadi alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” paparnya.

Dilanjutkan bahwa, ikan juga merupakan sumber pangan yang penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengolahan agar ikan disajikan ke bentuk makanan praktis, bergizi dan lebih menarik bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bergizi yang dapat diolah menjadi produk makanan yang menarik, praktis dan disukai keluarga, khususnya anak-anak,” sambungnya.

Selain itu, Aruman menilai kegiatan ini diarahkan untuk mendukung upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting. Pemanfaatan bahan pangan lokal, khususnya hasil perikanan diharapkan bisa membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan protein dan zat gizi.

“Masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan mengenai manfaat ikan sebagai sumber protein hewani dan zat gizi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, keterampilan pengolahan juga perlu diberikan agar konsumsi ikan semakin mudah diterapkan dalam menu keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut Aruman menegaskan kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perikanan dengan program pemberdayaan masyarakat dan penanganan stunting dalam mendorong penerapan konsumsi pangan bergizi di tingkat keluarga.

“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat Desa Kramat Agung semakin memahami manfaat konsumsi ikan sekaligus mampu mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan,” tukasnya.

Related News