• 27 August 2026

Desa Duren, Tapi Pengekspor Melon dari Blitar

uploads/news/2026/08/desa-duren-tapi-pengekspor-86663f8be5ad59d.jpeg

Jagad Tani - Ekspor melon asal Blitar pada tahun 2026 terus mengalami peningkatan, termasuk di melon hasil pertanian dari para petani di Desa Duren, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Menurut Bupati Blitar, Rijanto, para petani melon telah bekerja keras hingga produk pertanian Blitar mampu menembus pasar ekspor, dan berterima kasih kepada PT. Sewu Segar Nusantara (Sunpride) yang telah mendampingi, membina, dan membuka akses pasar bagi petani.

Baca juga: Harga Daging Sapi Naik, Sejumlah Langkah Dilakukan

Dalam kegiatan ‘Berbagi Energi' sekaligus pelepasan ekspor pada Rabu (26/8) ke Singapura ini, Rijanto berharap keberhasilan ekspor melon tidak berhenti di Desa Duren saja, dan Blitar mampu menghasilkan banyak sentra melon berkualitas, serta berstandar ekspor.

Berdasarkan data dari Pemkab Blitar, luas lahan melon di Kabupaten Blitar tahun 2025 mencapai 175 hektar dengan produksi 3.301 ton. Sementara periode Januari-Juli 2026, luas tanam 94 hektar, luas panen 73 hektar dengan produksi 1.316 ton.

Potensi melon ini dinilai bisa dikaitkan dengan ekowisata dan agrowisata. Tentunya lahan melon yang dikelola dengan baik dapat menjadi daya tarik edukasi pertanian sehingga pertanian, pariwisata, dan ekonomi masyarakat, bisa tumbuh bersama.

Kegiatan yang disertai dengan pemeriksaan kesehatan bagi petani ini juga dilakukan penyerahan bantuan alat sarana pertanian. Rijanto juga menekankan soalnya pentingnya keberadaan petani, tidak hanya sehat tanamannya, tetapi juga sehat orangnya.

Selain itu, para petani juga terus diajak untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan menggunakan teknologi pertanian. Bukan cuma itu, ia juga berharap agar pendampingan dan kemitraan dengan petani dapat terus diperluas.

“Semoga ini menjadi awal dari langkah yang lebih besar, agar semakin banyak produk pertanian Blitar yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Related News