• 26 August 2026

Ikan Kiamat Ditemukan Terdampar di Lombok Timur

uploads/news/2026/08/ikan-kiamat-ditemukan-terdampar-57944b2b024d636.jpg

Jagad Tani - Temuan ikan oarfish atau ikan kiamat yang terdampar dalam kondisi mati di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Pada Selasa (25/8), viral di media sosial.

Ikan langka yang memiliki panjang sekitar empat meter tersebut, ditemukan oleh pengunjung pantai, lalu diunggah oleh akun Facebook @Baiq Kolby, terlihat ikan berbentuk pipih dan tidak bergerak dibawa oleh sekelompok anak dan seorang pria dewasa.

Baca juga: Ikan Genghis Khan, Hiu Predator Air Tawar

Terkait penemuan ikan oarfish tersebut, dalam mitosnya, ada banyak warga mengaitkan kemunculan ikan ini dengan bencana alam dan berbagai hal negatif lainnya, termasuk dengan kejadian gempa yang terjadi di NTT beberapa waktu lalu.

Mengutip dari National Geographic, ikan oarfish sudah menjadi bagian dari cerita rakyat di Jepang sebagai “utusan dari Istana Dewa Laut” yang dianggap sebagai pertanda gempa bumi dan tsunami ketika terdampar di pantai.

Walaupun demikian, seorang peneliti gempa bumi di organisasi nirlaba e-PISCO, Kiyoshi Wadatsumi, mengatakan bahwa ikan yang hidup di dasar laut lebih sensitif terhadap pergerakan patahan aktif dibandingkan ikan lain yang berada di dekat permukaan laut.

Dilansir dari Kompas, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Muslim, menyatakan bahwa kemunculan ikan ini ke permukaan laut biasanya disebabkan oleh perubahan suhu dan faktor oseanografi lain dari dalam laut.

Ikan ini biasanya ditemukan di lautan yang beriklim sedang hingga tropis, dan famili Oarfish terdiri dari tiga spesies dalam dua genus, salah satunya oarfish raksasa (Regalecus glesne) yang merupakan ikan dengan tulang terpanjang hingga mencapai sekitar 11 meter.

Sebetulnya, ikan oarfish ini merupakan ikan pelagis berukuran besar dan sangat panjang yang termasuk dalam famili kecil Regalecidae. Adapun nama famili “Regalecidae” sendiri berasal dari bahasa Latin “Regalis” yang berarti “kerajaan”.

Berdasarkan laman National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) disebutkan bahwa Oarfish memiliki daging dengan tekstur yang lembut dan lengket, dan biasanya ikan ini memakan plankton-plankton kecil.

Meskipun sering dikaitkan dengan mitos dan pertanda gempa, akan tetapi, secara keseluruhan, ikan oarfish masihlah merupakan salah satu makhluk laut yang misterius, karena hidup jauh di kedalaman laut serta jarang terlihat. 

 

Related News