• 22 August 2026

Rayakan Kemerdekaan, Warga Tangerang Mancing di Situ Gede

Jagad Tani - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Sabtu pagi (22/8), Kota Tangerang, menggelar kegiatan Mancing Bersama di Situ Gede Modernland. 

Menurut Sachrudin, Wali Kota Tangerang, yang menebar 1 ton ikan lele ke Situ Gede sebelum mancing dimulai, menilai kemerdekaan tidak selalu dirayakan dengan seremoni, tapi bisa juga diisi lewat kegiatan yang mempererat kebersamaan.

Baca juga: Kopi Petani Gunung Halu Meluncur ke Inggris

“Perayaan kemerdekaan tidak harus selalu dengan seremoni. Mancing bersama juga bisa menjadi cara untuk merayakannya, karena di sini kita bisa bersilaturahmi, ngobrol lebih dekat, dan membangun kebersamaan,” ujar Sachrudin.

Pemilihan lele bukan tanpa alasan, selain memiliki daya tahan tinggi saat dilepas ke perairan baru, lele juga merupakan ikan konsumsi. Selain memancing, masyarakat juga diajak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Situ Gede sebagai ruang publik yang bisa dinikmati bersama.

“Mancing bukan hanya menyalurkan hobi, tetapi juga melatih kesabaran dan menjadi sarana melepas penat. Mari kita nikmati bersama sekaligus menjaga Situ Gede tetap bersih dan nyaman. Ikan boleh dibawa pulang, tapi sampah jangan ditinggalkan,” tegasnya.

Dilanjutkan bahwa, menjaga lingkungan membutuhkan peran bersama agar ruang publik tetap bersih, nyaman, dan lestari. Kegiatan positif inipun diharapkan tumbuh jadi ruang interaksi yang memperkuat persaudaraan dan kepedulian masyarakat.

"Kalau tempatnya bersih dan nyaman, kita semua yang menikmati. Jangan sampai kegiatan yang menyenangkan justru meninggalkan persoalan bagi lingkungan. Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kebersamaan, kegembiraan, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan,” tukasnya.

Sementara itu, menurut Heri, warga Babakan, antusiasme warga dapat dirasakan secara langsung, ia bahkan sengaja datang untuk menyalurkan hobi, di waktu liburnya. Acara seperti inipun dinilai harus menjadi agenda tahunan.

"Bagus kalau diadakan setiap tahun untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, masyarakat jadi bisa lebih kenal dan dekat dengan para pemimpin daerahnya secara langsung," kata Heri.

Di tempat sama, Muhdorun, Kepala Dinas Ketahanan Pangan  menjelaskan soal alasan pemilihan Situ Gede sebagai lokasi pusat kegiatan, yakni dikarenakan lokasinya yang strategis di tengah kota, sehingga memudahkan masyarakat untuk hadir meramaikan acara.

"Kami memilih Situ Gede karena lokasinya strategis di tengah Kota Tangerang, sehingga mudah diakses masyarakat luas. Ikan yang disiapkan lebih dari 1 ton lele. Pilihannya lele karena tidak mudah stres begitu dilepas, jadi warga bisa langsung panen dan membawanya pulang untuk dikonsumsi," imbuhnya. 

Related News