• 14 August 2026

Lindungi Satwa, Negara Ini Tutup Kebun Binatangnya

uploads/news/2026/08/lindungi-satwa-negara-kosta-4387432c4c147f2.jpg

Jagad Tani - Di antara belahan Bumi Utara dan Selatan, tepatnya di kawasan Amerika Tengah, ada sebuah negara yang pemerintahnya rela menutup kebun binatang milik negara, demi melihat keberlangsungan dan kebebasan hidup satwa, namanya Kosta Rika.

Melansir dari Tico Times, pemerintah Kosta Rika pada hari Kamis 9 Mei 2024 lalu mengumumkan bahwa mereka akan menutup dua kebun binatang milik negara, setelah 11 tahun litigasi terkait undang-undang yang pada tahun 2013 melarang pemeliharaan hewan liar dalam kandang.

Baca juga: Musik Rock Bikin Bobot Ayam Pedaging Naik

Pihak Kementerian Lingkungan dan Energi Kosta Rika, yakni The Ministry of Environment and Energy (Minae) menyatakan jika kontrak dengan Fundazoo Foundation berakhir Jumat 10/5/2024, pengelola dua kebun binatang milik negara, satu di jantung ibu kota dan satu lagi di pinggiran kota, tidak akan diperbarui.

“Hewan-hewan yang akan diselamatkan dari kebun binatang negara bagian akan dipindahkan ke pusat penyelamatan yang dikenal sebagai SOAVE,” ungkap José Pablo Vázquez, selaku pejabat kawasan konservasi di Minae.

Kedua fasilitas kebun binatang itu, seharusnya ditutup pada tahun 2014, setelah undang-undang tentang pelarangan memelihara hewan liar dalam kandang tersebut disetujui, tetapi berbagai banding yudisial terkait konsesi tersebut menunda penutupan selama satu dekade.

Simón Bolívar Zoo yang berada di pusat kota San José memiliki sebanyak 374 hewan dari 56 spesies berbeda, sementara San Ana Conservation Center memiliki 26 hewan dari tujuh spesies.

Sehingga di Kosta Rika, tidak akan ada lagi kebun binatang yang satwanya dikurung di dalam kandang. Namun, ada taman pribadi di kota Liberia di bagian utara, tempat pengunjung melakukan safari dengan kendaraan untuk mengamati hewan. Ada juga Crocodille Bridge di Rio Tarcoles.

Dibuka untuk umum sejak tahun 1921, Simón Bolívar Zoo sendiri memiliki luasan sekitar 2,63 hektar, di distrik Carmen, dan merupakan bagian dari Koridor Biologi Antarkota Río Torres. 

Semenjak penutupan Simón Bolívar Zoo, bekas kebun binatang tersebut melalui Friends of Nature Association of the Central and Southern Pacific akan diubah menjadi Urban Natural Park pertama di Kosta Rika yang meliputi areal hutan dengan keanekaragaman hayati, ekosistem perairan, warisan arsitektur dan budaya, serta area rekreasi dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2026.

Menteri Lingkungan dan Energi, Franz Tattenbach, menyebutkan jika ini merupakan tonggak sejarah untuk mengubah bekas kebun binatang negara menjadi Taman Alam Perkotaan pertama di Wilayah Metropolitan Raya.

“Hal ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintahan ini terhadap konservasi satwa liar, tetapi juga merupakan hasil upaya bersama antara pemerintah daerah dan pusat. Selain itu, ini mencakup sirkuit budaya dan warisan yang unik di jantung San José untuk dinikmati warga,” tukasnya.

Sumber:
Tico Times (2025). Former Zoo to Become Costa Rica’s First Urban Natural Park.
Tico Times (2024). Costa Rica Shuts Down State Zoos, Ends Animal Captivity.

Related News