Merk Fire Shovel Pilihan Saat Terjadi Karhutla
Jagad Tani - Memasuki periode puncak musim kemarau 2026, sejumlah titik di Indonesia terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), seperti di Bromo, Gunung Andong, Bukit Pindul, Gunung Soputan, dan masih banyak lagi. Faktornya bisa bermacam-macam, namun perlu dicatat, karena vegetasi lahan yang sedang kering, membuatnya menjadi lebih rentan merambat saat ada percikan api.
Tentunya semua pihak harus semakin meningkatkan kewaspadaannya, mulai dari masyarakat yang tinggal di kawasan hutan, kelompok tani hutan hingga instansi terkait, misalkan di tiap RT maupun RW turut menyediakan alat pemadam kebakaran hutan manual seperti Fire Shovel (sekop pemadam), sehingga, antisipasinya tidak harus menunggu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Manggala Agni.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas Hingga 520 Ha
Berikut merupakan beberapa merk Fire Shovel, yang bisa Sahabat Tani ketahui untuk memadamkan titik api secara manual, sehingga bisa membantu mempercepat proses pemadaman api jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tak diinginkan seperti kebakaran hutan di sekitar kita.
Tonata Indonesia: Perusahaan yang menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) ini juga mempunyai sekop pemadam kebakaran dengan gagang yang terbuat dari Fiberglass sepanjang 150 cm, sehingga lebih awet dan ringan saat digunakan dalam berbagai kondisi darurat. Selai itu, sekop ini juga didesain untuk memindahkan material pembakar seperti tanah dan pasir guna memadamkan bara api.
National Fire Fighter Corp: Di perusahaan ini terdapat sekop versi petugas pemadam kebakaran yang mirip dengan sekop militer yakni Council Forest Service Style Combi Tool. Kepala sekopnya kecil, dan dapat dilipat lurus 90 derajat untuk digunakan sebagai sekop ataupun cangkul pada gagangnya yang sepanjang 42 inci. Ujung cangkul juga dapat dilipat pada sudut 90 derajat atau digunakan sejajar dengan gagang.
Firotect: Pada merk berikut, terdapat sebuah sekop pemadam yang bahan gagangnya terbuat dari kayu sepanjang 120 cm, dengan mata kekop terbuat dari plat besi baja, yang berfungsi untuk melemparkan gumpalan tanah atau lumpur pada saat api sedang menyala, sehingga bisa menurunkan intensitas kebakaran, serta dapat memukul api sampai padam.
Itulah beberapa merk sekop pemadam. Terlepas dari apapun merknya, sekop pemadam berperan penting dalam sistem pemadaman kebakaran hutan berbasis manual, guna mengisolasi api, pengendalian bara api, dan membuat sekat tanah. Biasanya sekop digunakan untuk menggali tanah untuk membuat sekat agar api tidak menyebar, menimbun bara api agar tidak menyala kembali, membantu pendinginan area (mop-up), serta berguna untuk mengisolasi titik api kecil.

