• 7 August 2026

Minyak Akar Wangi, Bagian dari Identitas Garut

uploads/news/2026/08/minyak-akar-wangi-bagian-589385e2503184c.jpg

Jagad Tani - Komoditas minyak akar wangi dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, bukan sekadar komoditas perdagangan biasa, melainkan bagian dari identitas kebudayaan Indonesia yang harus terus didorong perkembangannya. 

Tak main-main, Kabupaten Garut bahkan dikenal sebagai sentra produksi minyak atsiri jenis vetiver (akar wangi) terbesar di Indonesia dengan kontribusi sekitar 90% dari total produksi Nasional, dan jumlah produksinya ada di bawah Haiti. 

Baca juga: Petani Tembakau Bojonegoro Disalurkan Bantuan Pupuk NPK

Berdasarkan keputusan Bupati Kabupaten Garut Nomor: 520/SK.196-HUK/96 tanggal 6 Agustus 1996, diantaranya menetapkan luas areal perkebunan akar wangi dan pengembangannya oleh masyarakat, yakni seluas 2.400 Ha.

Luasan tersebut, tersebar di empat kecamatan, meliputi kecamatan Samarang 750 ha, Bayongbong 210 ha, Cilawu 240 ha, dan Leles 750 ha. Dalam setahun tercatat 2.400 ha luas garapan perkebunan akar wangi memproduksi minyak sebanyak 72 Ton. 

Melalui laporan data Pemkab Garut, pasar luar negeri yang menyerap produk Minyak Akarwangi dari Garut yakni para pengusaha dari kawasan Asia, Eropa dan Amerika khususnya negara-negara seperti Singapura, India, Jepang, Hongkong, Inggris, Belanda, Jerman, Italia, Swiss, dan Amerika Serikat. 

Menurut Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, pentingnya multi-track diplomacy agar kerja sama internasional berdampak bagi pembangunan daerah, sehingga potensi khas Garut jadi senjata ampuh dalam diplomasi luar negeri.

"Diplomasi kebudayaan dan kemitraan global ini sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs). Peluang Garut sangat banyak, tinggal bagaimana kita merajut kemitraan ini bersama-sama," jelas Irine di Parlementeria, Kamis (7/8).

Selain itu, Irine juga menyoroti program pengiriman pekerja migran terampil, dan mendorong Garut untuk memanfaatkan reputasi keahlian pemangkas rambut Asal Garut (Asgar) sebagai komoditas diplomasi tenaga kerja terampil ke Australia.

"Garut ini terkenal dengan Asgar-nya. Di Australia, keahlian sebagai hairdresser memiliki poin tinggi untuk permanent residence. Australia juga memiliki program visa tahunan yang kuotanya sangat diperebutkan. Ini potensi luar biasa," tukasnya. 

Related News