• 1 August 2026

Farizon Hadirkan Mobil Bak Angkutan Pertanian-Peternakan Terpanjang

Jagad Tani - Pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Arista Auto Elektrindo selaku agen pemegang merek Farizon di Indonesia meluncurkan empat kendaraan listrik model terbaru, salah satunya F3E Super Cargo. 

F3E Super Cargo ini menjadi lini angkutan berat mobil listrik yang dirancang sebagai kendaraan distribusi untuk mengangkut hasil pertanian maupun ternakan dengan fleksibilitas penggunaan bak terbuka maupun boks.

Baca juga: Jumlah Tangkapan Ikan Sauri Pasifik Diperkirakan Anjlok

Adapun dimensi kendaraan, panjangnya mencapai 5,9 meter dengan kemampuan mengangkut beban hingga dua ton. Tak main-main, area baknya pun memiliki panjang 3,7 meter dan menggunakan desain 3-way drop side sehingga memudahkan proses bongkar muat dari tiga sisi.

Sementara itu, bagi pembeli yang nantinya akan mengkonfigurasi dengan menggunakan boks, volume ruang kargo mencapai 12 meter kubik, sehingga menjadikannya sebagai salah satu yang terbesar di kelas smart truck listrik.

F3E ini dibekali motor listrik berdaya 110 kW dengan torsi maksimum 260 Nm, dan disuplai oleh baterai berkapasitas 73 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 410 kilometer dalam sekali pengisian.

Untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan, kendaraan tersebut juga dilengkapi dengan parking sensor, rear view camera, airbag, serta pilihan mode berkendara Eco dan Normal, untuk harga resmi Farizon F3E Super Cargo OTR Jakarta, yakni Rp 475.000.000.

Christoforus Ronny, selalu Direktur PT Arista Auto Elektrindo,  mengatakan kehadiran model-model baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik yang mampu menjawab beragam kebutuhan bisnis. 

"Seluruh model dirancang untuk memberikan efisiensi biaya operasional, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan produktivitas penggunanya," jelas Ronny saat peluncuran kendaraan di ICE BSD Tangerang, Rabu (29/7). 

Selain mengincar konsumen untuk angkutan di sektor pertanian dan peternakan produk yang diluncurkan di bidang angkutan penumpang juga tersedia lewat Farizon SV Medium Roof, V8E Cargo Van, dan V8E Van. 

Untuk Farizon SV Medium Roof memiliki tinggi kendaraan sekitar 2,18 meter agar lebih sesuai untuk melintasi area dengan batasan ketinggian, seperti gedung parkir atau jalur perkotaan tertentu, dan kapasitas angkutnya mampu menampung hingga 16 penumpang. 

Sementara itu V8E Cargo Van mempunyai ruang muat yang besar, dan berguna untuk kebutuhan logistik, dengan menawarkan ruang kargo sebesar 7,9 meter kubik serta kemampuan untuk mengangkut beban hingga 1,5 ton.

Sedangkan untuk V8E Van menyasar ke lini kendaraan untuk kebutuhan transportasi penumpang, sehingga cocok untuk pelaku usaha bidang travel, shuttle perusahaan, hingga kendaraan operasional, dan berkapasitas kabin buat 16 penumpang. 

Di kesempatan yang sama, Lucas Ding selaku General Manager Farizon Asia Pacific, menyatakan kehadiran Farizon di GIIAS menandai komitmen jangka panjangnya di Tanah Air, sebagai merek kendaraan niaga listrik No. 1 di dunia. 

"Kami ingin menjadi bagian dari pesatnya pertumbuhan ekonomi, sektor logistik, dan akselerasi elektrifikasi di Indonesia,” tukas Lucas Ding.

Related News