Sibolga Dukung Pengembangan Urban Farming
Jagad Tani - Upaya memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, terus diwujudkan lewat berbagai kolaborasi, termasuk pelaksanaan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Sibolga.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Julius Partogi Haloho, pada Jumat (31/7) pagi, seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan penguatan ketahanan pangan lewat pengembangan urban farming, patut diapresiasi.
Baca juga: Delegasi Tiongkok Bakal Investasi di Bidang Hortikultura
“Penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan urban farming yang diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendorong kemandirian masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan Kota Sibolga melalui Urban Farming–Horas Pangan (Hortikultura Rakyat Stabilkan Harga dan Pangan)” ini dihadiri oleh TPID Kota Sibolga, Ketua Pokja III TP PKK Kota Sibolga, beserta jajaran pengurus TP PKK se-Kota Sibolga.
Bahkan ada sesi pembelajaran, diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik langsung yang dipandu Kelompok Tani Binaan Bank Indonesia Sibolga bersama UPPUKIS BI Sibolga.
Adapun materi yang diberikan, mencakup penerapan urban farming sebagai salah satu strategi pengendalian inflasi, teknik budidaya tanaman mulai dari penyemaian hingga pascapanen, serta pembuatan pupuk organik sederhana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa memahami manfaat urban farming dan mampu menerapkannya di lingkungan masing-masing, agar dapat memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendukung pengendalian inflasi.

