• 31 July 2026

Berkenalan dengan Ayam Kuntara

uploads/news/2026/07/berkenalan-dengan-ayam-kuntara-856188689d1ca79.jpeg

Jagad Tani - Ayam lokal petelur unggulan seperti Ayam Kampung Unggul Nusantara (Ayam Kuntara) tentunya memiliki tingkat produktifitas yang tidak kalah dengan ayam petelur impor unggul.

Pengembangan ayam ini dilakukan oleh Edi Irawan, seorang peternak di Bantul, Yogyakarta. Untuk ayam jenis ini, bahkan tingkat produksinya mampu mencapai 250-300 butir per tahun. Jumlah yang lebih banyak jika dibandingkan dengan ayam kampung biasa.

Baca juga: Penyebab Ikan-Ikan di Sikka Naik ke Darat

Selain memiliki produktivitas tinggi yang seperti ayam layer, ayam ini juga memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat, dan juga cocok untuk petelur, Day Old Chick (DOC) atau anakan ayam, dan juga untuk pedaging.

Ayam Kuntara sendiri terdiri dari Ayam Kuntara 1-4, dan merupakan ayam hasil persilangan antara Ayam Kedu Merah (lokal) dengan PS Lohman (Parent Stock ayam ras petelur) yang menjadi Ayam Kuntara 1.

Untuk Ayam Kuntara 2, berasal dari persilangan antara White Leghorn (petelur putih legendaris) yang disilangkan dengan Kuntara 1. Sementara itu, Australorp (ayam dwiguna asal Australia) disilangkan dengan Kuntara 2 menghasilkan Kuntara 3.

Kemudian, untuk memperkuat karakter fisik ayam agar tetap adaptif dan memiliki tampilan ayam kampung asli pada tahap 1, dibuatlah Persilangan Barred Rock (ayam lurik/jali) dengan Kedu Merah menghasilkan Kuntara 1 (jalur 2).

Sedangkan untuk tahap 2, dibuatlah persilangan antara Ayam Pelakor (varietas unggul lain) dengan Kuntara 1, yang menghasilkan Kuntara 2 (jalur 2). Adapun Ayam Kuntara 4 berasal dari Ayam Kuntara 3 dengan Ayam Kuntara 2 (Jalur 2).

Di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, atau lebih tepatnya di Kios Pak Slamet, harga Ayam Kuntara dijual Rp40.000 per ekor. Jika membeli sebanyak tiga ekor, bisa mendapatkan harga Rp35.000 per ekor, ataupun di diskon menjadi Rp100.000 per tiga ekor.  

Related News