Sumanto Ajak Warga Paseban Kembangkan Potensi Pertanian-Pariwisata
Jagad Tani - Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), dinilai oleh Sumanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng untuk memanfaatkan potensi pertanian serta peluang pengembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, masyarakat Paseban tidak boleh hanya melihat keterbatasan yang ada, dan perlu melihat peluang besar yang tersedia di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Baca juga: Bedanya Harga Anakan Entok Rambon dan Jumbo
“Desa seperti Paseban memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mau bekerja keras, berinovasi, dan mengelolanya dengan baik. Kalau potensi pertanian dan pariwisata ini dimanfaatkan secara maksimal, saya yakin kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat,” ungkapnya melalui laporan Antara, dikutip Minggu (26/7).
Dalam pandangan Sumanto, wilayah dataran tinggi memberi keuntungan lebih bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, suasana pedesaan juga bisa menjadi daya tarik wisata bila dikelola secara serius.
Lebih lanjut, dijelaskan bila sektor pertanian dan pariwisata tidak perlu dipisahkan. Keduanya justru bisa saling mendukung melalui pengembangan wisata pertanian atau agrowisata, sehingga memberikan nilai tambah hasil pertanian serta peluang usaha baru bagi warga.
“Pertanian bisa berkolaborasi dengan pariwisata, kuliner, hingga produk UMKM. Ketika orang datang berwisata, mereka membeli hasil bumi, menikmati kuliner lokal, dan membawa pulang produk masyarakat. Di situlah perputaran ekonomi desa akan tumbuh,” jelasnya.
Selain itu, generasi muda juga diperlukan dalam mengembangkan usaha di desa, karena melalui teknologi dan strategi pemasaran digital, akan membuka peluang bagi produk pertanian maupun potensi wisata desa sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.
“Dengan teknologi dan pemasaran online, produk dari desa bisa dikenal lebih luas. Desa harus menjadi tempat yang mampu menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi warganya sendiri,” tukasnya.

