• 10 July 2026

Petani Naik Drone, Amran Siapkan Strategi Pakainya

uploads/news/2026/07/amran-siapkan-penanaman-pengangkutan-hasil-13116a870079f46.jpeg

Jagad Tani - Menanggapi soal viralnya video seorang petani di Tuban, Jawa Timur, yang pulang dari lahan pertanian dengan menaiki drone, membuat Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian (Mentan) menjadi punya ide soal pemanfaatan drone.

"Menarik sekali (soal petani yang menggunakan drone) kemarin saya baca, pakai drone itu yang penting tidak jatuh, tidak membahayakan (si petani). Itu menarik juga dipakai pulang," ungkapnya melalui siaran pers, di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) Kamis (9/7).

Baca juga: Halal Expo Indonesia Bangun Integrasi Ekonomi Islam

Menurut Amran, pemanfaatan teknologi dengan menggunakan drone ini bisa diterapkan untuk mengangkut hasil panen di daerah yang tidak memiliki jalur pengangkutan, dan bisa menjadi opsi yang perlu disiapkan ke depannya.

"Tapi nanti ke depan ini dicatat dan itu petani benar. Nanti yang tidak ada jalan usaha tani, mengangkutnya karena bisa (sampai) 100 kilogram, pengangkutan gabah bisa pakai drone. Benar enggak? Cantik kan?," terangnya.

Lebih lanjut, pria yang juga Kepala Badan Pangan Nasional ini menjelaskan bahwa setelah penanaman menggunakan drone, proses pengangkutannya juga bakal direncanakan pakai drone.

"Tapi itu tahun berikutnya, karena kami, sambil (menjadi) menteri juga meneliti bersama Pak Wamen (Wakil Menteri Pertanian Sudaryono). Cantik kan? Jadi nanti itu angkat gabah yang tidak ada jalan usaha tani pakai drone, tanam pakai drone," tukasnya.

Sebelumnya, melalui narasi yang menyertai video tersebut, petani disebut menggunakan drone sebagai alat transportasi pulang-pergi dari kebun ke rumahnya yang berada di daerah Merakurak, dengan jarak sekitar 1,5 kilometer.

"Kalau ada manusianya (si petani) itu bergantung (menggunakan) drone, itu cukup kreatif itu," pungkasnya.

Namun, setelah viralnya video, Budianto selaku Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang sekaligus pengunggah video melalui tiktoknya mengklarifikasi bahwa hal tersebut hanyalah konten, bukan buat transportasi, tujuan utamanya hanyalah untuk menguji kekuatan drone.

Related News