• 9 July 2026

Peternakan Sapi Terbesar Jateng, Bakal Dipercepat

uploads/news/2026/07/peternakan-sapi-terbesar-jateng--912030ea965ef1b.jpg

Jagad Tani - Investasi peternakan sapi perah berskala besar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang dikembangkan PT. Global Dairi Bersama rencananya bakal dipercepat, serta digadang-gadang bakal menjadi salah satu investasi peternakan sapi perah terbesar di Indonesia.

Bahkan kawasan peternakan sapi perah terintegrasi ini rencananya akan dibangun di atas lahan sekitar 710 hektare, dan pada tahap pengembangan penuh akan ditargetkan memiliki populasi hingga 30.000 ekor sapi perah dengan kapasitas produksi sekitar 180.000 ton susu segar per tahun.

Baca juga: Harga Jatuh, Peternak Solo Raya Gelar Aksi

Menurut Direktur PT Global Dairi Bersama, Paulus Irwan Edy, komitmen membangun kawasan peternakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menciptakan ekosistem industri susu berkelanjutan melalui penerapan teknologi modern dan kemitraan dengan petani serta peternak lokal.

"Pengembangan ini kami rancang sebagai peternakan sapi perah terintegrasi berskala besar dengan lahan sekitar 710 hektare. Investasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan produksi susu di Jawa Tengah serta memperkuat kemitraan dengan petani dan peternak dalam ekosistem industri susu nasional," ungkap Paulus dikutip dari keterangan tertulis Kamis (9/7).

Lebih lanjut, Paulus menilai pengembangan kawasan tersebut akan mendorong tumbuhnya rantai ekonomi baru, mulai dari penyediaan hijauan pakan ternak, jasa logistik, pengolahan susu, hingga berbagai industri pendukung lainnya, yang diharapkan membuka peluang usaha bagi masyarakat, petani, dan peternak di sekitar kawasan.

Sementara Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda, mengatakan dukungan penuh terhadap investasi yang membangun industri sapi perah nasional akan selalu didukung

"Kalau ini terbangun, ini akan menjadi peternakan sapi perah terbesar di Indonesia. Karena itu saya meminta seluruh pihak bergerak cepat agar investasi ini segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," terang Agung. 

Agung menjelaskan bahwa peningkatan produksi susu segar dalam negeri menjadi salah satu prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, supaya mampu memperkuat kapasitas produksi nasional sekaligus menciptakan ekosistem industri susu dari hulu ke hilir.

"Pembangunan peternakan sapi perah modern juga akan memberikan manfaat ekonomi yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pengembangan kemitraan hijauan pakan dan ternak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga tumbuhnya berbagai usaha pendukung di sekitar kawasan peternakan," tukasnya.

Related News