• 2 July 2026

Ekspor Bawal Hitam Papua Tengah Tembus Malaysia

uploads/news/2026/07/ekspor-bawal-hitam-papua-251965e61f0f304.jpg

Jagad Tani - Ekspor perdana ikan bawal hitam sebanyak 42 ton asal Papua Tengah dengan tujuan Malaysia di Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, pada Selasa (30/06) lalu, memiliki nilai ekspor yang diperkirakan mencapai Rp756 juta.

Produk perikanan milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) ini, dinilai Anton Panji Mahendra selaku Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah (Karantina Papua Tengah) menjadi tonggak dalam membuka akses pasar internasional perikanan Papua Tengah.

Baca juga: Tembus Pasar Asia, Kelapa Sumsel Berpotensi Global

"Ekspor perdana ini mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas perikanan Papua Tengah," ungkap Anton.

Lebih lanjut, Anton turut mendorong proses bisnis ekspor yang efisien melalui layanan Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online dalam ekosistem platform BEST TRUST.

Dalam sistem digital tersebut, Anton menilai pelaku usaha dapat mengajukan permohonan pemeriksaan karantina secara transparan, memantau proses sertifikasi secara real time, hingga memperoleh Health Certificate (HC) elektronik secara lebih cepat.

Adapun langkah tersebut dilakukan supaya bisa memangkas tahapan birokrasi dan meminimalisasi risiko penurunan kualitas produk perikanan segar selama proses, dan melalui PTK Online diharapkan waktu tunggu (dwelling time) di pelabuhan dapat dipercepat.

"Kami hadir bukan untuk menghambat, melainkan menjadi karpet merah bagi para UMKM dan pelaku usaha, khususnya eksportir perikanan. Dengan sertifikasi karantina yang akurat dan berbasis pelacakan digital, kita menjaga reputasi dagang komoditas Indonesia di mata dunia sekaligus menjamin keberlanjutan ekspor pada masa mendatang," terangnya.

Anton menambahkan jika Karantina Papua Tengah akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan kesehatan ikan sesuai ketentuan negara tujuan ekspor, guna menjaga kepercayaan pasar internasional.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah, yakni Meki Fritz Nawipa, dalam sambutannya saat pelepasan ekspor, menyampaikan jika ekspor perdana komoditas perikanan Papua Tengah ini bisa menjadi pemicu meningkatnya investasi,serta mendorong semakin banyak komoditas unggulan Papua Tengah menembus pasar ekspor.

"Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor kelautan dan perikanan Papua Tengah serta menunjukkan bahwa komoditas unggulan daerah memiliki kualitas yang mampu memenuhi standar pasar internasional," tukas Meki.

Related News