• 2 June 2026

Keunggulan Budidaya Ikan Sistem Kolam Air Deras

uploads/news/2026/06/keunggulan-budidaya-ikan-sistem-957854a9705e9e5.jpeg

Jagad Tani – Setiap metode pembudidayaan ikan, mulai dari metode bioflok hingga sistem ras tentu mempunyai keunggulannya masing-masing, termasuk juga dengan sistem kolam arus deras.

Menurut Abgusta Fajri Wiranata, pengelola dari Garis Kebun yang membudidayakan ikan nila, gurami dan ikan mas dengan metode ini, ada beberapa keunggulan yang dirasakan.

Baca juga: Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi Menjadi Minyak Berkualitas

“Kalau di (metode) air deras itu saya lihat keunggulannya adalah ikan ini hidup seperti di habitat aslinya itu sungai kan ada arusnya, dan airnya juga kalau air deras itu kan bahkan tiap detik berganti,” ungkap Fajri kepada Jagad Tani.

Fajri menambahkan, dengan adanya debit air yang bagus sehingga membuat kolamnya memiliki banyak kandungan oksigen. Bukan cuma itu, daging ikan dinilai jauh lebih padat.

“(Daging) ikannya (lebih) padat, karena olahraga terus, dan makannya (si ikan itu juga jadi) lebih banyak. Selain itu ikannya tidak berbau lumpur,” jelasnya di Lokasi pembudidayaan yang ada di Kabupaten Bogor ini.

Melalui penerapan metode ini, ukuran ikan cenderung lebih besar. Sebab di dalam 1 kg hanya membutuhkan 1 hingga 2 ekor ikan nila saja.

“Jadi sebenarnya kita juga ingin memberikan edukasi, bahwa (kalau) makan ikan itu (harus) yang besar biar dagingnya ada dan protein (yang diserap oleh tubuh) juga banyak,” papar Fajri.

Denagan penerapan sistem air deras, produktivitasnya juga terbilang cukup tinggi. Dari sembilan kolam yang ada di tempatnya, setiap kolam mampu menampung 1.200-1.400 ekor nila.

“Panennya per minggu bisa 4-5 kuintal atau sekitar 400 kg, untuk harganya Rp30.000 per kg. Ikannya ada nila, ikan mas, dan ikan gurami. (Tapi) nila (sebagai komoditas) yang utama karena produksinya cepat,” tukasnya.

Related News