• 28 September 2021

Ganasnya Ikan Aligator, Bolehkah Dipelihara?

uploads/news/2020/02/ganasnya-ikan-aligator-bolehkah-228955907579d28.jpg
SHARE SOSMED

Dia disatukan (dengan ikan lain) sih tidak masalah, di dalamnya juga disatukan sama ikan sapu-sapu, ada ikan nila, dan lain-lain.”

TANGERANG SELATAN - Ikan aligator (Alligator gar) merupakan salah satu jenis ikan predator yang memiliki harga ekonomis lumayan mahal. Ikan dengan moncong dan gigi yang runcing ini memiliki keunikan tersendiri, karena bentuknya seperti buaya. Jenis ikan aligator juga beraneka ragam dan memiliki nama lain. Pecinta ikan hias yang menyebut ikan aligator yaitu ikan buaya. Ini karena bentuk badannya yang panjang, serta moncongnya yang semakin panjang makin kecil ditambah variasi gigi yang tajam. Jika Sahabat Tani ingin merawatnya, sediakan akuarium yang cukup besar.

Bernama latin Lepisosteus playrhincus, ikan aligator berasal dari Amerika Serikat tepatnya di Florida dan Georgia. Ikan florida gar merupakan sebutan aligator di beberapa negara. Selain itu, ciri-ciri ikan aligator yaitu memiliki ukuran yang cukup besar dan panjang, lalu berwarna perak dan berbintik-bintik hitam pada bagian tubuhnya. Sedangkan fungsi bentuk kepalanya hingga moncong sebagai alat makan, mengunyah, dan mencabik-cabik mangsanya.

Baca juga: Ayam Bangkok, Ayam Kebanggaan Thailand

Jika ingin merawat ikan aligator di dalam akuarium, lengkapi dulu dengan hiasan atau tanaman air, agar terlihat cantik dan indah ketika berenang. Untuk merawat ikan aligator, Sahabat Tani harus sediakan terlebih dahulu akuarium atau kolam air yang besar dan luas agar ikan bergerak bebas dan bagus untuk pertumbuhannya.

Bila Sahabat Tani tidak ingin merawat ikan aligator, kalian bisa temui di Bintaro Farm Center (BFC) yang ada di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Uniknya, di BFC, keberadaan ikan aligator justru disatukan dengan beberapa ikan seperti ikan nila hingga ikan sapu-sapu dalam kolam air yang besar.

“Dia disatukan (dengan ikan lain) sih tidak masalah, di dalamnya juga disatukan sama ikan sapu-sapu, ada ikan nila, dan lain-lain,” kata Dedi, pengurus kandang BFC kepada JagadTani.id belum lama ini.

Meski demikian, ikan bermoncong panjang ini juga termasuk hewan yang ganas. Ini karena kecepatannya dalam memangsa ikan lain, yang membuat manusia harus lebih hati-hati dengan ikan ini.

“Dia memang agak ganas, kalau diberi makanan langsung lompat ke atas dan cepat banget menggigitnya, makanya harus hati-hati,” tambahnya.

Baca juga: Raup Untung dari Tikus Putih

Menurut Dedi, tujuan BFC memelihara ikan aligator sendiri sebagai pembelajaran bagi para pengunjung khususnya anak sekolah, untuk mengenal jenis ikan predator yang tidak bisa sembarangan dipelihara.

“Kalau ikan ini sih kurang disarankan untuk dipelihara di rumah sendiri. Karena, takut kejadian apa-apa, tahu sendiri kan bagaimana tajam taringnya, apalagi kalau di rumah ada anak-anak,” tutupnya.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App