• 7 Agustus 2020

Berkenalan dengan Burung Unta

uploads/news/2020/01/berkenalan-dengan-burung-unta-4976213a24d006b.jpeg
SHARE SOSMED

Burung unta mudah dikenali dari penampilannya yang khas karena badan nya yang besar, kaki dan leher panjang, serta kepala burung yang kecil, dia juga jenis yang paling menyukai air.”

DEPOK - Burung unta merupakan spesies burung terbesar yang masih hidup di dunia yang memiliki tinggi tubuh mencapai 2,5 meter dan berat 140 kilogram. Burung ini berasal dari Sabana dan bagian gurun Afrika utara serta selatan zona hutan khatulistiwa.  Pada zaman dahulu, burung ini sangat populer sebagai hiasan topi para pejabat. Namun setelah berhasil diternakkan, pemeliharaan burung unta bukan lagi untuk mendapatkan bulu, melainkan telur dan dagingnya.

"Burung unta mudah dikenali dari penampilannya yang khas karena badan nya yang besar, kaki dan leher panjang, serta kepala burung yang kecil, dia juga jenis yang paling menyukai air,” kata Sofie, pengurus burung unta di Godong Ijo, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Misteri Kehidupan Kelelawar

Walaupun burung unta sangat menyukai air, Namun, ia dapat bertahan hidup cukup lama tanpa menyentuh air. Selain itu, hewan yang satu ini disebut burung unta karena lehernya yang panjang menyerupai unta. Ditambah lagi, antara kepala dan besar tubuhnya amat jauh berbeda, kepalanya kecil, sedangkan tubuhnya amat besar. Burung unta memiliki paruh tak bergigi dan lancip, ia mampu berlari dengan kecepatan 70 kilometer per jam.

Pada zaman dahulu, bulu burung unta sangat populer sebagai hiasan topi para pejabat sehingga burung ini diternakkan. Namun, setelah berhasil diternakkan, pemeliharaan burung unta bukan lagi untuk diambil bulunya, melainkan telur dan dagingnya. Di Indonesia burung ini mulai diternakkan di beberapa tempat. Daging burung unta bisa menggantikan konsumsi daging sapi. Burung unta juga sangat interaktif dengan manusia. Rosi contohnya, burung unta di Godong ijo ini sangat interaktif dengan pengunjung yang datang, setiap hari ada saja pengunjung yang datang dan memberi makan Rosi.

“Rosi umurnya sudah lima tahun, dia jinak juga, mudah diurusnya. Biasanya sih yang ke sini dari kunjungan sekolahan, anak-anak kecil,” kata Sofie.

Baca juga: Panana, Si Ular Berkaki Empat

Burung Daging unta juga lebih sehat dibandingkan dengan daging sapi karena kadar lemak dan kolesterol yang lebih rendah namun kadar kalsium, protein dan zat besi yang lebih tinggi.  Pembudidayaan burung unta biasanya lebih menitikberatkan pada peternakan untuk koleksi atau hewan ternak. Apalagi, sekarang masyarakat mulai memiliki kegemaran memelihara jenis hewan yang unik.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App