• 24 January 2022

Tips Menjaga Sugar Glider Tetap Sehat

SHARE SOSMED

"Penyakit bisa muncul dari segi pemberian makan dan minumannya.."

Sahabat Tani pasti sudah tidak asing dengan sugar glider. Beberapa orang menganggap sugar glider mirip seperti tupai. Nah, sugar glider kini sedang tren dijadikan hewan peliharaan karena sifatnya yang unik.

Sugar glider termasuk hewan nokturnal dan masuk dalam klasifikasi marsupialia atau mamalia berkantung seperti koala dan kangguru. Hewan kecil dan super gemas ini ternyata rentan terhadap segudang penyakit. 

Vania, pemilik DVan Farm, menjelaskan beberapa tips menghindari penyakit pada sugar glider “Penyakit bisa muncul dari segi pemberian makanan dan minumannya, terkadang para pemiliknya banyak yang salah kasih. Misal dikasih susu jangan sampai dibiarkan di wadah lebih dari dua jam. Kalau tidak, bisa basi dan sugar glider jadi sakit perut. Mereka sama saja seperti anak manusia,” ungkap Vania kepada Jagad Tani saat ditemui di Perumahan Alam Sutera Asri 4.

Baca juga: Memelihara Bearded Dragon, Kadal Gurun Australia

Selain itu, Sahabat Tani perlu mengetahui beberapa penyakit sugar glider. Tujuannya untuk mengantisipasi bila sugar glider jatuh sakit dan mengetahui penyebabnya.

Kata Vania, sama seperti manusia sugar glider bisa terkena penyakit mata. Bila terkena penyakit gatal-gatal di matanya, hewan mungil ini bisa menggaruknya hingga menyebabkan kebutaan.

"Jadi kalau sudah terkena penyakit mata, langsung pisahkan dari sugar glider lainnya agar tidak menular karena gatal-gatalnya bisa menular," jelasnya.

Tak hanya itu, kata Vania, sugar glider juga bisa stres. Stres dan kandang yang kotor bisa menyebabkan penyakit hairloss pada sugar glider.

"Kandang harus selalu dirawat kebersihannya. Aku bahkan pakai gummy kucing rasa permen karet agar kandangnya tidak bau. Kemudian dibuatkan mainan-mainan untuk mereka agar tidak mudah stres," imbuhnya.

Perempuan kelahiran 4 Desember 2008 itu mengatakan untuk membedakan jantan atau betina, Sahabat Tani bisa lihat dari rambut 'pitak' yang ada diatas kepalanya.

"Semua jantan pitak begitu, karena birahi mulai remaja. Dulu waktu kecil belum ada botaknya. Kalau lagi bihari mengeluarkan bau apek dari tubuhnya," kata Vania sambil menunjukkan sugar glider yang ia namai Doy dan Didi, keduanya adalah jantan.

Baca juga: Fakta Unik Panda di Musim Kawin

 

Baca juga: Ini Syarat Ryukin jadi Juara Kontes

Related News