• 24 January 2022

Ini Bedanya Budidaya Udang dan Lobster

uploads/news/2021/11/ini-bedanya-budidaya-udang-653503957bfc2df.jpg
SHARE SOSMED

"Dalam budidaya, baik udang galah maupun lobster keduanya memiliki kelebihan masing-masing yang sama baiknya. Namun untuk lobster infrastrukturnya lebih kompleks daripada udang galah yang lebih sederhana.”

Sahabat Tani, tau nggak sih kalau ada beberapa jenis udang yang dibudidayakan di Indonesia. Mulai dari jenis udang galah, udang windu, udang karang, udang putih, udang tawar, udang ratu dan sebagainya. Udang merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan tinggi protein. Banyaknya permintaan pasar terhadap udang, dipengaruhi pada pola konsumsi masyarakat yang mulai beralih menyantap daging putih sebagai protein alternatifnya.

Udang galah, merupakan salah satu jenis udang yang mengandung banyak nutrisi. Mulai dari protein, karbohidrat, kalium, natrium, zat besi, magnesium, kalsium dan sebagainya. Bentuknya yang dikenal lebih besar dibanding udang jenis lainnya membuat ia lebih digemari di pasar Indonesia. Fatkhul Muin, pemilik War Wer Lobster yang berlokasi di daerah Bekasi ini menjelaskan untuk budidaya lobster dan udang galah keduanya memiliki keunggulannya masing.

Baca juga : Membedakan Lobster Laut Dan Tawar

Dalam budidaya, baik udang galah maupun lobster keduanya memiliki kelebihan masing-masing yang sama baiknya. Namun untuk lobster infrastrukturnya lebih kompleks daripada udang galah yang lebih sederhana. Tapi kalau pengemasan udang galah kompleks karena harus melakukan pengemasan udang secara hidup, sedangkan lobster pengemasannya lebih sederhana,” tutur Fatkhul kepada reporter Jagad Tani, melalui sambungan telepon.

Baca juga : Mengenal Lobster Favorit Asli Australia

Hewan pemilik nama lathin Macrobrachium rosenbergii ini merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang bernilai ekonomis. Sebab, semakin berkembangnya pariwisata dan beragam kuliner udang di Indonesia, banyaknya peminat mengkonsumsi udang galah pun meningkat. Selain itu, adanya peluang ekspor yang terbuka lantaran udang galah diminati oleh pasar mancanegara. Bahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan bahwa Indonesia merupakan penghasil benih lobster terbesar di dunia, sehingga budidaya lobster maupun udang sangat memberikan peluang bagi para pembudidaya. 

Baca juga : KKP Salurkan Induk Udang Unggul

Lebih lanjut, Fatkhul menegaskan “Untuk pakannya sendiri, baik losbter maupun udang galah sama saja. Keduanya membutuhkan pakan dengan kadar protein 40 persen, dengan jenis pakan yang tenggelam dengan protein tinggi, seperti kedelai, kacang hijau atau pakan pelet khusus untuk udang maupun lobster,” terangnya.

Sementara, tempat perkembang biakkan udang galah membutuhkan tempat seperti muara, karena pertumbuhannya lebih kompleks untuk mengatur salinitas, sebab di muara larva dari udang galah bisa mencari salinitas sendiri yang sesuai dengannya.

Related News